Penanganan Tepat Bisul di Kepala Bayi

Yatin Suleha    •    Jumat, 07 Oct 2016 07:00 WIB
kesehatan anak
Penanganan Tepat Bisul di Kepala Bayi
Jangan menusuk bisul dengan jarum (walaupun jarum sudah dibersihkan), hal ini bisa memperparah infeksi. (Foto: Mykidsite)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mungkin Anda gemas melihat adanya bisul pada si kecil, apalagi jika bisul tersebut berada di area kepala bayi. Bisul adalah benjolan merah atau jerawat dengan warna merah sekitar kulit dengan isi nanah berwarna putih atau kuning. 

Menurut dr. Robert Soetandio, SpA, M.Si. Med, dari RS Awal Bros Tangerang, Banten, mengatakan bahwa bisul bisa terasa sedikit gatal, terasa nyeri, dan bisanya dimulai di sekitar folikel rambut. Penyebabnya adalah bakteri stafilokokus, tetapi bisa juga disebabkan oleh bakteri lainnya atau jamur.

Hentikan memencet bisul di kulit kepala bayi, walaupun Anda sangat ingin sekali melakukannya. Karena memencet bisul bisa menyebabkan trauma pada kulit dan infeksi bisa menyebar ke jaringan kulit sekitarnya. 

(Baca juga: Cara Mengatasi Jerawat dan Bisul di Bagian Bokong)

Dr. Robert memberikan tips tentang apa yang harus Anda lakukan:

•Periksa kondisi bisul setiap hari dan pastikan dalam kondisi yang bersih.

•Lakukan kompresan air hangat setiap hari di sekitar bisul selama 20 menit sebanyak 3 sampai 4 kali sehari. Hal ini bisa meningkatkan sirkulasi darah di sekitarnya.

•Hindari memegang bisul. Memegang bisul bisa memicu infeksi yang semakin parah dan bisa memicu timbulnya bisul baru. Bahkan, infeksi pada bisul akan disertai jamur yang menimbulkan rasa gatal yang justru mendorong anak untuk terus menggaruk bisulnya. Jika kondisi tersebut terjadi, bisul akan semakin parah dan penanganan serta penyembuhannya pun semakin lama.

•Setelah bisul pecah, tutupi dengan perban yang bersih untuk melindungi kulit dan menyerap nanah yang masih keluar. Bersihkan area sekitar bisul dengan sabun antibakteri. 

•Periksakan anak ke dokter dokter bila gejala bisul tidak berkurang atau bertambah berat, atau bila timbul demam. Bisul yang besar kadang perlu ditangani dengan antibiotik. Umumnya, dokter akan mengeluarkan nanah dengan sayatan kecil. Ini akan meredakan sakit, mempercepat penyembuhan, dan mencegah timbulnya parut.

•Jangan menusuk bisul dengan jarum (walaupun jarum sudah dibersihkan), hal ini bisa memperparah infeksi.






(TIN)

Video /