6 Tanda Terlalu Banyak Minum Kopi

Torie Natalova    •    Kamis, 24 Nov 2016 16:48 WIB
kesehatan
6 Tanda Terlalu Banyak Minum Kopi
(Foto: Shutterstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kopi merupakan salah satu minuman favorit banyak orang. Manfaat kopi pun beragam seperti umur panjang hingga penurunan risiko demensia atau masalah ingatan.

Namun, tak hanya dapat berdampak positif, terlalu banyak minum kopi juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda.
Sebaiknya, batasi asupan kopi Anda jika sudah mulai merasakan gejala-gejala seperti berikut ini.

1. Anda sangat gelisah

Kafein dapat memblokir reseptor adenosin sementara ia mendongkrak adrenalin, dopamin dan glutamat yang bisa sebabkan kegelisahan. Aktivasi simpatik sistem saraf dapat memicu kecemasan, kegelisahan, peningkatan denyut jantung, emosional, dan bahkan mungkin ledakan kemarahan.

2. Kelelahan

Kopi memang bisa membuat sebagian orang terasa segar. Namun, ketika efeknya mereda, Anda bisa merasakan kelelahan dalam sekejap. Sebuah studi juga menemukan bahwa kafein dapat merusak produktivitas, menyebabkan mereka yang pekerja keras mengalami kelelahan.

"Banyak orang yang mengandalkan kafein untuk membantu mereka tetap terjaga, namun energi itu palsu," kata ahli gizi olahraga di St Augustine Florida, Jenna Braddock. Karenanya, hindari kopi untuk menambah tenaga. Makanan adalah sumber utama energi dalam tubuh Anda.

3. Sering ke kamar mandi

Kopi bersifat diuretik yang berarti bisa menambah frekuensi buang air kecil Anda, terutama jika Anda tidak terbiasa minum kopi. Sementara itu, jika Anda minu kopi dan tidak mendapat asupan yang cukup minum air, Anda tidak dapat menghidrasi sistem tubuh Anda.

Cara untuk menghindari kondisi ini, minum kopi sambil makan camilan. Karena, makanan dapat memperlambat gerakan cairan melalui perut dan saluran pencernaan, serta berujung di kandung kemih Anda.

4. Mata Anda kedutan

Natioal Institute of Health memasukkan kafein sebagai tiga penyebab utama mata kedutan. Penelitian dari York University menunjukkan, kafein memicu pelepasan serotonin dan noradrenalin, rangsangan neurotransmitter yang dapat
meningkatkan reaktivitas pada otot dan saraf.

Jika Anda mengalami ini, kurangi asupan kopi dan perbanyak asupan air putih Anda.

5. Perut mulas

Kopi memiliki efek seperti pencahar pada sekitar 30 persen orang. Para ilmuwan tidak tahu pasti apa yang menyebabkan kondisi tersebut, tapi kandungan asam pada kopi dan efek stimulasi pada usus dan kolon, dapat memicu dorongan buang air besar.

Jika sering mengalami ini, cobalah minum kopi hitam seperti espresso yang memiliki kadar asam lebih rendah serta sedikit kafein.

6. Jadwal tidur berantakan

Ilmu pengetahuan mengatakan, kopi bisa menyabotase waktu tidur Anda, merusak kualitas dan kuantitas serta membuat lebih sulit untuk memejamkan mata. Kopi juga bisa merusak sirkadian tubuh Anda yang bisa membawa tubuh lesu di siang hari.

Tidur sangat penting untuk fungsi kognitif tubuh Anda. Sehingga, manfaat yang diharapkan dari kopi bisa hilang jika tidur tidak normal. Hindari minum kopi di atas jam 4 sore untuk menjaga waktu tidur tetap stabil dan normal.

 


(DEV)