Musik Bertempo Cepat Beri Efek Buruk pada Otak

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 08 Nov 2017 06:00 WIB
studi kesehatan
Musik Bertempo Cepat Beri Efek Buruk pada Otak
(Foto: Digital Trend)

Metrotvnews.com, Jakarta: Seorang psikolog mengungkapkan bahwa mendengarkan musik bernuansa pesta dapat memberi efek buruk pada tubuh.

Memasuki akhir tahun, tak sedikit pertokoan yang menyetel lagu-lagu bernuansa Natal, dengan irama yang menghentak, berulang kali. Ternyata, hal tersebut membuat pembeli sulit berkonsentrasi pada hal-hal di luar Natal, dimana mereka cenderung mengarahkan kaki ke arah hiasan Natal.

"Mereka yang bekerja di pertokoan saat bulan Natal sebaiknya tak sering menyetel lagu Natal karena itu membuat mereka sulit berkonsentrasi pada hal-hal lain," ujar psikolog Linda Blair pada Sky News.

Hal tersebut membuat seseorang menguras energi lebih banyak untuk mencoba tak mendengarkan musik yang diinginkan, bila ia ingin berkonsentrasi pada hal lain.

Meski demikian, sebuah penelitian menemukan bahwa keseimbangan yang baik antara aroma dan musik berbau pesta dapat memberikan efek positif pada mereka yang sedang berbelanja, dimana hal tersebut membuat mereka lebih bahagia.

Sebuah studi 2006 menyebutkan bahwa simetri yang seimbang antara aroma dan musik membuat pembeli menghabiskan waktu lebih lama di toko dan mampu meningkatkan penjualan.

Namun, menurut profesor pemasaran Eric Spangenberg, hal itu semua bergantung pada tipe musik yang dimainkan.

Musik dengan tempo lambat membuat pembeli lamban dalam berbelanja dimana itu berarti meraka akan lebih lama berada dalam toko, dan hal sebaliknya berlaku untuk musik bertempo cepat.




(DEV)