Stres Dapat Merusak Kesehatan Gigi

Torie Natalova    •    Senin, 13 Nov 2017 14:53 WIB
Stres Dapat Merusak Kesehatan Gigi
Ketika stres, sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan cenderung melemah dan membuat kita rentan terhadap penyakit. (Foto: Allef Vinicius/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebagian besar dari Anda mungkin sudah mengetahui ada beberapa dampak stres pada tubuh. Rasa lelah, sakit atau memiliki kulit yang tidak sehat, bisa jadi pertanda stres telah merusak kesehatan Anda.

Namun, Anda mungkin tak menyadari bahwa stres dapat mempengaruhi kesehatan mulut Anda. Berikut ini adalah beberapa tanda stres telah mempengaruhi kesehatan mulut Anda.

1. Mengerat atau menggiling gigi
Orang yang stres cenderung mengerat atau menggiling gigi (bruxism) tanpa disadari setiap malam. Ini dapat menyebabkan ujung-ujung gigi menjadi usang, garis retak muncul dalam enamel gigi dan dalam kasus serius, gigi tambalan dapat retak atau pecah.



2. Masalah rahang
Seperti bruxism, stres dapat memicu sakit kepala dan leher atau nyeri bahu. Jika Anda merasa sakit atau sering membunyikan bagian rahang Anda, mungkin ini adalah tanda stres. 

3. Bau mulut
Beberapa orang mengalami sakit mag atau gangguan pencernaan saat stres, yang bisa menyebabkan erosi email gigi. Pada saat yang sama, asam lambung dapat membangun dan menyebabkan refluks dan senyawa lain yang menyebabkan bau mulut.

(Baca juga: Makanan Berikut Bisa Lebih Menjaga Kesehatan Gigi)

4. Gusi bermasalah
Ketika stres, sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan cenderung melemah dan membuat kita rentan terhadap penyakit. Stres dapat mengubah gusi Anda merespons tingkat plak yang menyebabkan peningkatan peradangan. Gusi berdarah juga dapat disebabkan oleh stres yang membuat tubuh tak bisa melawan infeksi.

Kunci untuk mengatasi gusi berdarah adalah terus menyikat gigi dan membersihkan darah melalui pendarahan untuk menghilangkan semua plak dan mengeluarkan sumber pendarahannya.



5. Gigi sensitif
Seringkali, orang yang stres menyikat gigi terlalu keras dan menggosok enamel gigi mereka dengan gusi. Keausan gigi ini dapat sebabkan rasa sakit dan kepekaan karena permukaan enamel dikeluarkan untuk mengekspos akar sensitif atau permukaan gigi dentin.

6. Makan makanan manis
Stres dan ngemil makanan manis seringkali dilakukan sebagian besar orang. Makanan manis dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi. Pencegahan terbaik adalah mencoba membatasi jumlah makanan manis setiap hari dan mencoba pasta gigi dengan asam gula netral.









(TIN)