Kandungan Triklosan pada Pasta Gigi Diklaim Memicu Resistensi Bakteri

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 21 Jun 2018 11:23 WIB
studi kesehatan
Kandungan Triklosan pada Pasta Gigi Diklaim Memicu Resistensi Bakteri
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Salah satu kandungan umum dalam produk perawatan gigi sehari-hari adalah triklosan. Namun, sebuah studi menemukan kandungan tersebut dapat meningkatkan resistensi antibiotik.

Resistensi antibiotik merupakan keadaan dimana kuman menjadi kebal terhadap antibiotik. Bila normalnya penggunaan antibiotik dapat menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh bakteri, dengan terjadinya resistensi antibiotik maka kuman menjadi sulit dibunuh. 

"Kimia ini (triklosan) digunakan dalam kuantitas yang lebih besar setiap harinya, jadi Anda memiliki tingkat residual yang tinggi pada lingkungan lebih luas, termasuk resistensi berbagai obat," ujar pemimpin studi Jianhua Guo dari University of Queensland, Australia.

Studi yang dipublikasi dalam jurnal Environment International tersebut menginvestigasi paparan dari non-antibiotik, kimia antimikroba seperti triklosan, memiliki dampak resistensi pada baktri Escherichia coli (E.coli). 

Hasilnya menunjukkan bahwa triklosan dengan konsentrasi 0.2mg/L (milligram per liter) menginduksi resistensi multi-obat pada bakteri E.coli tipe liar setelah 30 hari terpapar bahan kimia tersebut.

"Penemuan ini memberikan bukti kuat bahwa triklosan dalam produk perawatan pribadi yang gunakan setiap hari mempercepat penyebaran resistensi antibiotik," kata Guo.





(DEV)