Kaitan Lagu dengan Perasaan Anda

Raka Lestari    •    Selasa, 08 May 2018 17:20 WIB
psikologi
Kaitan Lagu dengan Perasaan Anda
Pilihan musik yang Anda dengarkan cenderung ditentukan oleh suasana hati. (Foto: Bruce Mars/Unsplash.com)

Jakarta: Mendengarkan musik adalah salah satu jenis hobi yang sangat disukai orang banyak. Mendengarkan musik juga bisa menjadi pelengkap aktivitas sehari-hari.

Salah satunya adalah ketika sedang bersedih, banyak orang yang memilih untuk mendengarkan musik. Dan ternyata, hubungan seseorang dengan pilihan musik yang mereka dengarkan berkaitan dengan suasana hati Anda. 

Namun dilansir dari Elitedaily.com, musik yang Anda dengarkan tidak benar-benar mendefinisikan atau mengubah suasana hati Anda. Tetapi sebaliknya, pilihan musik yang Anda dengarkan cenderung ditentukan oleh suasana hati.

Dengan kata lain, suasana hati Anda biasanya datang lebih dulu, kemudian barulah Anda memilih jenis musik yang ingin didengarkan. 

Menurut Adrian North, kepala sekolah School of Psychology and Speech Pathology at Curtin University, mengatakan kepada Huffingtonpost.com, "Jika seseorang dalam suasana hati yang penuh dengan amarah dan sedang dalam mood untuk marah-marah, hanya dengan memainkan lagu yang bahagia tidak akan untuk mengubah moodnya tersebut."

"Musik yang Anda pilih dapat menonjolkan suasana hati yang sudah Anda alami, tetapi mungkin belum tentu dapat mengubah suasana hati Anda sepenuhnya secara instan." 


(Mendengarkan lagu yang sesuai dengan suasana hati Anda seringkali bisa sangat menghibur. Namun di sisi lain, itu juga bisa membuat suasana hati yang buruk menjadi lebih buruk lagi. Foto: Alphacolor 13/Unsplash.com)

(Baca juga: Musik Bertempo Cepat Beri Efek Buruk pada Otak)

Misalnya, ketika Anda merasa sedih, Anda mungkin menyadari bahwa Anda lebih mungkin ingin mendengarkan kagu-lagu yang berirama lembut daripada mencoba memaksakan diri Anda ke suasana hati baru dengan memainkan lagu-lagu yang ceria atau bersemangat, atau bahkan lagu-lagu rock. 

Sebuah studi 2016 yang diterbitkan dalam jurnal PLOS One menunjukkan konsep yang tepat ini. Penelitian ini mengungkapkan bahwa orang-orang dalam suasana hati yang sedih lebih cenderung memainkan musik sedih, dan lebih khusus lagi, mereka cenderung mengalami satu dari tiga reaksi terhadap musik sedih yaitu "comforting sorrow," "sweet sorrow," dan "grief-stricken sorrow." 

Dengan kata lain, mendengarkan lagu yang sesuai dengan suasana hati Anda seringkali bisa sangat menghibur. Namun di sisi lain, itu juga bisa membuat suasana hati yang buruk menjadi lebih buruk lagi. Secara sederhana, Anda yang sedang sedih kemudian bisa tambah lebih sedih lagi.

Dengan kata lain, lagu yang bahagia bisa jadi "bahagia" bagi Anda, jika Anda mengasosiasikannya dengan kenangan indah. Sama halnya ketika Anda mendengarkan lagu-lagu disaat sedih. Musik sedih sedih atau bahagia bisa mengingatkan Anda akan memori tertentu.




(TIN)