Cara Mengurangi Kalori pada Nasi

Raka Lestari    •    Rabu, 12 Sep 2018 14:13 WIB
kesehatan
Cara Mengurangi Kalori pada Nasi
Ada cara mudah dan alami untuk mengurangi kandungan kalori yang terdapat di dalam nasi. Berikut informasinya. (Foto: Monika Grabkowska/Unsplash.com)

Jakarta: Secangkir nasi putih (atau sekitar 175-185 gram) mengandung sekitar 200 kalori, dan itu merupakan jumlah yang cukup banyak mengingat nasi biasanya ditambahkan dengan makanan yang memiliki kandungan kalori lebih tinggi. Tetapi ada cara mudah dan alami untuk mengurangi kandungan kalori yang terdapat di dalam nasi. 

Dikutip dari Health.com, menurut sebuah studi yang dipresentasikan pada pertemuan nasional American Chemical Society, menggunakan minyak kelapa dan lemari es bisa sebagai cara untuk memangkas kalori sebanyak 60 persen.

Para peneliti dari College of Chemical Sciences di Sri Lanka menguji 38 jenis beras yang berbeda untuk mengetahui cara paling mudah untuk mengurangi kalori dalam nasi. 

Caranya adalah dengan menambahkan satu sendok teh minyak kelapa ke dalam air mendidih, lalu tambahkan setengah cangkir nasi putih  dan masak selama sekitar 40 menit. Setelah masak masukan ke dalam kulkas selama 12 jam. 

(Baca juga: Tips Menghindari Terlalu Banyak Kalori)


(Dikutip dari Health.com, menurut sebuah studi yang dipresentasikan pada pertemuan nasional American Chemical Society, menggunakan minyak kelapa dan lemari es bisa sebagai cara untuk memangkas kalori sebanyak 60 persen. Foto: Naomi Hébert/Unsplash.com)

Hasilnya menunjukkan bahwa beras yang dimasak dengan cara ini mengandung setidaknya 10 kali resistent starch seperti nasi yang biasanya dan mengandung 10-15 persen lebih sedikit kalori. Tetapi para peneliti berpikir bahwa pada jenis beras tertentu, metode ini dapat memotong kalori hingga 50-60 persen. 

"Unit glukosa dalam nasi yang masih panas memiliki struktur yang longgar, tetapi ketika dingin, molekul mengatur ulang diri menjadi ikatan yang sangat ketat yang lebih tahan terhadap pencernaan," kata Pushaparaja Thavarajah, PhD, peneliti utama studi tersebut. 

Beras terdiri dari pati yang dapat dicerna dan sejenis karbohidrat khusus yang disebut resistant starch-yang menurut penelitian baru-baru ini mungkin menjadi kunci untuk mengendalikan berat badan. Resistent starch adalah pati dan produk-produknya yang lolos dari proses pencernaan di usus halus dan masuk ke usus besar. 




(TIN)