Cara Mengobati Alergi Musiman pada Anak

Raka Lestari    •    Kamis, 07 Jun 2018 14:54 WIB
kesehatanperkembangan anak
Cara Mengobati Alergi Musiman pada Anak
Jika balita Anda batuk, bersin, atau umumnya merasa sesak ketika terjadi perubahan musim, itu bisa menjadi tanda bahwa ia menderita alergi musiman. (Foto: Alex Blajan/Unsplash.com)

Jakarta: Bersin, batuk, dan hidung tersumbat merupakan beberapa gejala alergi yang mungkin dialami oleh si kecil. Pilek biasa dapat terjadi hanya dalam waktu beberapa hari, namun alergi musiman dapat berlangsung dalam waktu yang lebih lama. 

Jika balita Anda batuk, bersin, atau umumnya merasa sesak ketika terjadi perubahan musim, itu bisa menjadi tanda bahwa ia menderita alergi musiman dan membutuhkan antihistamin, dekongestan, atau dengan cara menghilangkan penyebab alergi. 

KidsHealth menjelaskan alergi musiman terjadi ketika jamur-jamur liar mengeluarkan spora mereka, dan pepohonan, rerumputan, dan gulma mulai melepaskan partikel serbuk sari kecil ke udara untuk menyuburkan tanaman lain.

Jadi, jika si kecil mengalami alergi bertepatan dengan tumbuhan baru mulai bermunculan bisa jadi anak Anda mengalami alergi musiman. 

(Baca juga: Hal-hal yang Bisa Mengurangi Pemicu Alergi)


(Jika si kecil mengalami alergi bertepatan dengan tumbuhan baru mulai bermunculan bisa jadi anak Anda mengalami alergi musiman. Foto: Patrick Fore/Unsplash.com)

Hal pertama yang harus dilakukan ketika anak Anda mengalaminya adalah dengan menghilangkan penyebab alergi mereka.

KidsHealth merekomendasikan untuk menjaga agar jendela tetap tertutup, menggunakan AC jika memungkinkan, dan tidak bepergian ketika penyebab alergi seperti serbuk sari atau spora di luar rumah jumlahnya bertambah. Atau bisa juga dengan menyuruh anak Anda untuk mencuci tangan atau mandi dan berganti pakaian setelah bermain di luar.

Namun jika anak Anda tetap harus pergi ke luar rumah, WebMD menyarankan untuk memberikan antisthamin. Antihistamin biasanya merupakan obat pertama yang digunakan untuk mengobati alergi karena mereka memblokir histamin, zat kimia yang dilepaskan ketika balita Anda mengalami reaksi alergi. 

Antihistamin sering dipasangkan dengan dekongestan, yang tidak melawan histamin tetapi dapat membantu hidung yang tersumbat atau berair. Namun, ada baiknya Anda mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter anak Anda untuk hal ini.





(TIN)