Studi: Wanita Obesitas dan Kurus, Rentan Mengalami Masalah Kehamilan

Torie Natalova    •    Rabu, 28 Nov 2018 18:01 WIB
kehamilanstudi kesehatan
Studi: Wanita Obesitas dan Kurus, Rentan Mengalami Masalah Kehamilan
Tidak hanya wanita yang kelebihan berat badan, wanita yang kurus dapat berisiko lebih tinggi untuk meninggal saat melahirkan. (Foto: Melanie Brown/Unsplash.com)

Jakarta: Tidak hanya wanita yang kelebihan berat badan, wanita yang kurus dapat berisiko lebih tinggi untuk meninggal saat melahirkan.

Kondisi ini berdasarkan hasil studi baru di JAMA yang melihat angka kematian wanita melahirkan di Amerika meningkat dua kali lipat sejak 1987, berbeda dengan negara-negara yang menjalani pola makan sehat.

Menurut penulis studi Sarka Lisonkova, populasi wanita melahirkan saat ini memiliki kondisi obesitas yang lebih tinggi, wanita yang lebih tua dan wanita dengan kondisi kronis seperti diabetes dan hipertensi. Faktor-faktor ini diketahui dapat berkontribusi pada komplikasi dan terkadang kematian di antara wanita hamil.

(Baca juga: Penderita Hipertensi Berisiko Alami Gagal Jantung Pasca Melahirkan)


(Tidak hanya wanita yang kelebihan berat badan, wanita yang kurus dapat berisiko lebih tinggi untuk meninggal saat melahirkan. Foto: Freestocks.org/Unsplash.com)

Penelitian seperti dilansir dalam Fatherly, sebelumnya telah menunjukkan bahwa ibu yang kelebihan berat badan dan obesitas dapat meningkatkan risiko bayi lahir cacat dan memiliki masalah jantung serta diabetes dan juga obesitas. 

Untuk penelitian ini, peneliti menganalisis indeks massa tubuh dari sekitar 740 wanita yang melahirkan di negara bagian Washington pada 2004-2013. Meskipun risiko kematian atau masalah lahir terjadi pada wanita dengan berat badan tinggi, wanita kurus juga berisiko tinggi.

Hasil studi ini untuk mengingatkan ibu hamil agar menjaga berat badan tetap sehat selama kehamilan. Diet sehat dan gerak tubuh efektif untuk menjaga kehamilan tetap sehat.





(TIN)