Newsline

Donor Darah Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

   •    Senin, 15 May 2017 13:41 WIB
donor darah
Donor Darah Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Ilustrasi donor darah. (foto: ANTARA/Rahmad)

Metrotvnews.com, Jakarta: Beragam mitos tentang donor darah membuat sebagian masyarakat enggan menyumbangkan darahnya untuk orang lain. Salah satu mitos yang beredar, donor darah bisa membuat berat badan meningkat.

Kepala UPTD PMI DKI Jakarta dr. Salimar Salim mengakui bahwa banyak mitos yang beredar seputar donor darah, namun dia membantah bahwa donor darah justru meningkatkan berat badan dan membuat gemuk seseorang.

"Itu tidak benar. Tetapi terkadang memang setelah donor darah selera makan kita bertambah karena tuntutan tubuh sendiri yang membutuhkan asupan lebih makanan. Tetapi tinggal bagaimana kita mengatur keinginan itu," ujar Salimar, dalam Newsline, 12 Mei 2017.

Mitos lain yang dibantah Salimar adalah pendonor darah akan mengalami gejala anemia pasca-donor darah. Salimar mengatakan hal itu juga tidak benar, sebab ketika darah diambil, tubuh akan langsung memproduksi darah baru pada saat itu juga, sehingga kecil kemungkinan seseorang yang mendonorkan darahnya akan terkena anemia.

Selain mitos, donor darah juga memiliki sejumlah manfaat. Salah satunya menurunkan gejala penyakit jantung.

Salimar menjelaskan, pada kasus seseorang yang mengalami kolesterol tinggi, dalam darahnya mengandung plak-plak yang jika tidak dibuang akan menimbulkan penyempitan pembuluh darah hingga gangguan pada jantung.

"Jadi dengan donor darah kesempatan plak itu akan berkurang. Sehingga jelas bahwa mendonorkan darah mengurangi risiko penyakit jantung," katanya.

Tak hanya itu, donor darah juga diyakini dapat meringankan kerja ginjal. Semua yang ada dalam darah dapat memperberat kerja ginjal, namun dengan donor darah kerja ginjal akan lebih ringan dan bisa menjauhkannya dari berbagai penyakit.

"Tapi yang paling manfaat adalah memberikan sesuatu yang berharga dari tubuh kita dan kita sumbangkan untuk memperpanjang kehidupan seseorang yang kita tidak tau siapa," jelasnya.




(MEL)