Kaki Memar Tidak Dianjurkan Diolesi Balsam

Sunnaholomi Halakrispen    •    Kamis, 07 Feb 2019 09:36 WIB
kesehatanmaraton
Kaki Memar Tidak Dianjurkan Diolesi Balsam
Apakah mengoleskan balsam merupakan langkang yangn benar jika terjadi memar? Matias Ibo menerangkannya untuk Anda. (Foto: Sereja Ris/Unsplash.com)

Jakarta: Apakah Anda pernah mengalami memar hingga kaki Anda biru usai jatuh saat menjalani lari jarak jauh atau maraton? Sebaiknya hindari mengoleskan balsam atau krim otot di bagian kaki yang memar itu.

"Kalau memar lebih baik hindari balsam," ujar Fisioterapis dan Sport Science Indonesia, Matias Ibo, di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta Pusat.

Mengoleskan balsam langsung pada bagian yang memar hanya menimbulkan rasa panas dan memar akan sulit membaik. Kondisi memar justru sebaiknya didinginkan.

(Baca juga: Kesalahan Pelari Maraton Pemula)


(Mantan fisioterapis pemain Tim Nasional Sepakbola Indonesia Matias Ibo menjelaskan mengoleskan balsam langsung pada bagian yang memar hanya menimbulkan rasa panas dan memar akan sulit membaik. Foto: Dok. Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)

Ibo menekankan, memar hanya bisa diobati dengan gerakan ringan dan dikompres menggunakan es. Kemudian, tunggulah hingga bekas memarnya hilang. 

Mantan fisioterapis pemain Tim Nasional Sepakbola Indonesia itu pun mengaku kesal jika terjadi cedera memar. Lantaran, kerap kali dalam berbagai ajang lari yang dilatihnya, atlet atau klien memintanya bisa cepat menyembuhkan memar. 

"Permintaan dari klien banyak banget, seperti gimana bisa cepat hilang memarnya, birunya. Bagi saya pribadi sebagai fisioterapis, lebih enak mendapat kasus otot sobek karena lebih enak penanganannya," tutur Ibo.





(TIN)