Pentingnya Tidur Minim Cahaya

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 18 Nov 2016 15:14 WIB
tidur
Pentingnya Tidur Minim Cahaya
Terjadi berbagai proses saat tidur seperti konsolidasi energi dan memori, perbaikan sel-sel rusak dalam tubuh, dan pertumbuhan. (Foto: Journeytofulfillment)

Metrotvnews.com, Jakarta: Salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh adalah dengan tidur cukup di malam hari selama 7-8 jam. Namun, tak sedikit orang yang menyepelekan kebutuhan tubuh satu ini. Padahal, proses ini memberi dampak besar. 

"Tidur adalah proses aktif dari tubuh dimana ada berbagai proses biologis penting yang terjadi saat itu," tukas dr. Astuti SpS (K) - Spesialis Saraf & Neurologi dari RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dalam acara diskusi 'Bahaya Insomnia dan Hubungannya Dengan Penyakit Komplikasi Lainnya', Jumat (18/11/2016).

(Baca juga: Tips Dapatkan Tidur Berkualitas)

Ia menjelaskan, terjadi berbagai proses saat tidur seperti konsolidasi energi dan memori, perbaikan sel-sel rusak dalam tubuh, dan pertumbuhan. 

Selain itu, dr. Astuti juga menyarankan untuk meminimalkan adanya cahaya selama proses tidur, salah satunya dengan mematikan lampu kamar. 

Hal ini dikarenakan pencahayaan yang sedikit akan memicu produksi hormon tidur atau melatonin semakin cepat. 

"Sebaliknya, bila tidur dalam keadaan lampu terang maka hormon melatonin akan disupresi atau dikurangi," terangnya. Jika hormon melatonin diproduksi dengan cukup, maka kualitas tidur seseorang pun akan sampai pada tahap maksimal yaitu deep sleep atau tidur nyenyak. 






(TIN)