Studi: Makanan yang Digoreng Memicu Serangan Jantung

Dhaifurrakhman Abas    •    Minggu, 03 Feb 2019 10:18 WIB
makanan sehat
Studi: Makanan yang Digoreng Memicu Serangan Jantung
Asupan makanan gorengan dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung (Foto Ilustrasi: Vitchakorn Koonyosying/Unsplash.com)

Jakarta: Mengonsumsi ayam atau ikan goreng barangkali menjadi sajian yang nikmat buat mengisi perut. Namun ada teror mematikan yang mengintai jika terlampau sering mengonsumsi makanan tersebut.

Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam British Medical Journal, mengonsumsi makanan yang digoreng, terutama ayam, kerang dan ikan goreng dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih tinggi dari sebab apa pun. Khususnya kematian yang dikaitkan pada serangan jantung.

"Hampir sepertiga orang dewasa di Amerika Utara memiliki makanan cepat saji setiap hari. Asupan makanan gorengan dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung yang lebih tinggi," kata para peneliti, dinukil Times of India.

Dalam studi ini, para peneliti menyelidiki kematian tinggi yang terjadi di Amerika Serikat periode 1993-1998. Mereka menyelidiki kematian dengan menggunakan data kuesioner terhadap 106.966 perempuan berusia 50 hingga 79 tahun, yang terdaftar dalam Women's Health Initiative (WHI).

"Selama waktu ini, sebanyak 31.588 kematian terjadi. Termasuk 9.320 kematian terkait jantung, 8.358 kematian akibat kanker dan 13.880 dari penyebab lain," lanjutnya.

Baca juga: Manfaat Sarapan dari Segi Fisiologis dan Psikologis

Dalam studi ini, tim peneliti juga memperhitungkan faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan kematian. Seperti gaya hidup, kualitas makanan secara keseluruhan, dan tingkat ekonomi. Namun peneliti menemukan kematian terbesar yang terjadi disebabkan oleh konsumsi makanan yang digoreng secara teratur.

"Mereka yang makan satu atau lebih porsi sehari memiliki risiko kematian delapan persen lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak makan makanan goreng," ungkapnya.

Peneliti itu juga menyebutkan bahwa mengonsumsi seporsi ayam goreng sehari dikaitkan dengan risiko kematian 13 persen terkait jantung. Demikian pula mengonsumsi seporsi ikan atau kerang goreng dalam sehari dengan tingkat persentase kematian yang sama.

Meski begitu, para peneliti tidak menggeneralisir dampak ancaman tersebut terhadap khalayak luas. Sebabnya studi observasional hanya dilakukan terhadap perempuan di AS.

"Jadi mungkin tidak berlaku lebih luas," tutup para peneliti.


(FIR)