Mengatasi Kelebihan Kalori Pada Anak dari Menonton Iklan TV

Torie Natalova    •    Jumat, 30 Sep 2016 10:37 WIB
kesehatan anak
Mengatasi Kelebihan Kalori Pada Anak dari Menonton Iklan TV
Studi menyebutkan selama 15 menit menonton iklan makanan yang tidak sehat, maka anak-anak lebih mungkin mengonsumsi 30 kalori. (Foto: Radionz)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anak-anak paling mudah terpengaruh oleh sesuatu yang menurut mereka nikmat. Seperti iklan di televisi yang menayangkan makanan atau minuman yang terlihat nikmat.

Sayangnya, jika Anda membiarkan anak-anak membeli makanan atau minuman seperti yang tayang di iklan terlalu sering, ini bisa membawa masalah kesehatan untuk anak Anda.

Pasalnya, sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa anak-anak lebih mungkin memiliki kalori lebih setelah melihat iklan terutama iklan makanan yang tidak sehat. 

(Baca juga: Catat, Ini Waktu dan Jumlah Asupan Makan yang Tepat)

Ada banyak penelitian serupa yang dilakukan dan telah menyimpulkan bahwa iklan yang ditayangkan menunjukkan tinggi kalori dan juga nutrisi yang rendah. Dalam studi ini menyatakan bahwa, selama 15 menit menonton iklan makanan yang tidak sehat, maka anak-anak lebih mungkin mengonsumsi 30 kalori lain yang bisa menambah berat badan mereka.

Dokter bedah senior Ramen Goel mengatakan bahwa, masalah ini telah dibahas bersama WHO dan mereka mengeluarkan saran untuk membatasi iklan makanan di televisi.

Masih berhubungan dengan makanan dan televisi, ternyata makan sambil menonton televisi atau film membuat anak-anak Anda tidak menyadari seberapa banyak makanan yang dikonsumsi. Dokter anak Pawan Sureka mengatakan, saat menonton, mulut terasa lebih nikmat saat terus mengunyah walau tidak lapar.

Ini pun terjadi pada anak-anak yang banyak menyaksikan iklan makanan tak sehat dan tinggi kalori di televisi. Saat anak menghabiskan waktu menonton televisi, waktu untuk kegiatan di luar pun menurun. Sehingga tidak ada waktu bagi tubuh untuk membakar kalori yang berlebih. Ini tentunya bisa memicu obesitas pada anak.

Adapun beberapa cara untuk menangani kebiasaan anak menonton iklan di televisi antara lain mengurangi waktu menonton televisi, berikan anak makanan sehat, luangkan waktu untuk olahraga bersama, dan membuat sendiri makanan ringan yang menarik.





(TIN)