Pikir Lagi Sebelum Buang Air Kecil di Kolam Renang

Meilikhah    •    Kamis, 29 Sep 2016 17:50 WIB
kesehatan
Pikir Lagi Sebelum Buang Air Kecil di Kolam Renang
Ilustrasi. (Foto: Thinkstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Buang air kecil saat berenang mungkin sudah lumrah dilakukan banyak orang. Namun, apakah kebiasaan itu bisa dibenarkan?

Mulai sekarang, ada baiknya menghentikan kebiasaan tersebut. Terutama jika Anda berenang di kolam renang umum. 

Dalam istilah sederhana, kolam renang adalah lingkungan yang sempurna untuk pertumbuhan mikroorganisme, seperti E. Coli dan Salmonella.

Kolam renang biasanya diberi tambahan zat kimia seperti klorin sebagai desinfektan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme. Ketika Anda buang air kecil di kolam renang, maka urine akan bercampur dengan klorin, yang berpotensi menyebabkan berbagai masalah pada kesehatan. Salah satunya, rasa panas dan pedih pada mata usai berenang.

Bercampurnya urine dengan air kolam juga dapat menyebabkan masalah pernapasan seperti asma, dan meninggalkan bau tak sedap pada kolam.

Para peneliti di Universitas Purdue di AS memperkirakan, sebanyak 30-80 mililiter urin per orang kemungkinan telah mencemari air kolam.

Namun, ternyata bukan urine saja yang bisa mencemari kolam. Limbah tubuh seperti keringat, kotoran, dan bahan organik seperti losion juga dapat mencemari kolam renang. 


(MEL)