Mengapa Si Kecil Harus Diimunisasi?

Yatin Suleha    •    Kamis, 06 Oct 2016 11:00 WIB
bayi
Mengapa Si Kecil Harus Diimunisasi?
Imunisasi sangat bermanfaat bagi si kecil juga kita sebagai orangtua. Lakukan imunisasi sesuai dengan jadwalnya. (Foto: Parents)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mengapa si kecil harus diimunisasi? Pastinya ini menjadi pertanyaan semua orangtua. Untuk itu berbagai pertanyaan soal manfaat imunisasi telah dirangkum oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan kami merangkumnya untuk Anda.

Sebaik apa imunisasi bagi tubuh?

• Imunisasi  hepatitis B berguna mencegah virus hepatitis B yang dapat menyerang dan merusak hati. Hepatitis B bila berlangsung sampai dewasa dapat menjadi kanker hati. 

• Imunisasi polio untuk mencegah serangan virus polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan. 

• Imunisasi BCG mampu mencegah tuberkulosis paru, kelenjar, tulang, dan radang otak yang bisa menimbulkan kematian atau cacat.

(Baca juga: Peran Penting Tidur Siang Bagi Anak)

• Imunisasi DPT mampu mengatasi 3 penyakit sekaligus yaitu difteri, pertusis dan tetanus. Penyakit difteri dapat menyebabkan pembengkakan dan sumbatan jalan nafas, dan dapat melumpuhkan otot jantung.

Penyakit pertusis dapat menyebabkan infeksi saluran napas berat (pneumonia). Sementara kuman tetanus bisa mengeluarkan racun yang menyerang saraf otot tubuh, sehingga otot menjadi kaku, sulit bergerak dan bernafas. 

• Sedangkan penyakit campak yang berat dapat mengakibatkan radang paru-paru, diare, dan menyerang otak.

• Imunisasi Hib dan pneumokokus dapat mencegah pneumonia dan radang otak (meningitis). 

• Imunisasi influenza dapat mencegah influenza berat.  

• Imunisasi demam tifoid dapat mencegah penyakit demam tifoid berat. 

• Imunisasi MMR dapat mencegah penyakit: mumps (gondongan, radang buah zakar), morbili (campak) dan rubela (campak Jerman). 

• Imunisasi cacar air (varisela) untuk mencegah penyakit cacar air. 

• Imunisasi Hepatitis A untuk mencegah radang hati karena virus hepatitis A. 

• Dan terakhir imunisasi HPV untuk mencegah kanker leher rahim.





(TIN)