Ini Efek Kesehatan Jangka Panjang Bayi yang Lahir Prematur

Torie Natalova    •    Kamis, 22 Sep 2016 14:17 WIB
studi kesehatan
Ini Efek Kesehatan Jangka Panjang Bayi yang Lahir Prematur
(Foto: leave)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bayi yang lahir dengan berat badan rendah empat kali lebih berisiko mengalami dysglycemia atau glukosa darah abnormal, dibanding bayi yang lahir dengan berat badan normal.

Demikian penelitian yang dilakukan McMaster University, belum lama ini.

Namun, efek tersebut bersifat jangka panjang, yakni saat bayi kelak berusia 30-an tahun.

Dari penelitian tersebut juga ditemukan fakta bahwa bayi yang lahir dengan berat kurang dari 1 kilogram cenderung memiliki lemak tubuh yang tinggi. Mereka juga akan memiliki indeks masa tubuh yang rendah saat dewasa nanti.

(Baca: Bayi Prematur Lebih Pintar Bila Diberi ASI Eksklusif Sebulan Pertama)

Hal itu disebabkan karena mereka lahir lebih awal sebelum waktunya. Sehingga, bayi dengan berat yang rendah tinggal di luar rahim selama masa-masa penting membentuk lemak dan pembangunan otot.

Para peneliti mengatakan, sangat penting untuk mengetahui implikasi yang paling potensial bagi bayi prematur. Sehingga, para ahli dapat mengidentifikasi cara untuk menormalkan tubuh bayi tersebut saat berkembang besar. Peneliti juga telah memantau kesehatan bayi yang lahir prematur sejak lahir dari tahun 1977 hingga 1982.

"Ini adalah salah satu studi longitudinal terbesar dan tertua dari anak-anak dengan berat lahir sangat rendah. Tapi, kami belajar bagaimana awal dampak kehidupan mereka," kata peneliti utama Katherine Morrison.





(DEV)