Cara Meredakan Sakit Akibat Kram Kaki Saat Hamil

Raka Lestari    •    Senin, 30 Jul 2018 07:58 WIB
kesehatankehamilan
Cara Meredakan Sakit Akibat Kram Kaki Saat Hamil
Kram pada kaki ketika akhir kehamilan biasanya terjadi karena penumpukan asam lemak. (Foto: Suhyeon Choi/Unsplash.com)

Jakarta: Saat memasuki trimester akhir kehamilan, mungkin akan ada banyak rasa tidak nyaman yang dialami. Salah satunya adalah kram pada kaki yang cukup terasa menyakitkan. 

Dan terkadang, kram pada kaki terjadi pada malam hari di mana seharusnya wanita hamil melakukan istirahat yang cukup untuk menghadapi persalinan mereka. Untuk itu, mengetahui cara mencegah kram kaki selama kehamilan sangat penting. 

Menurut Mayo Clinic, kram pada kaki biasanya terjadi karena kenaikan berat badan yang mencapai puncaknya pada akhir kehamilan.

Hal tersebut bisa saja terjadi, mengingat kenaikan berat badan dapat berpengaruh terhadap perubahan dalam sirkulasi, serta tekanan pada saraf dan tendon yang terhubung ke kaki Anda. Namun biasanya kram pada kaki tersebut akan menghilang setelah Anda melahirkan. 

Ditandai oleh rasa sakit yang tiba-tiba dan otot betis yang menjadi kencang, kram kaki bisa sangat tidak nyaman dan sering terasa sangat lama sampai rasa sakit itu benar-benar menghilang. 

(Baca juga: Delapan Cara Mengatasi Kaki Bengkak Selama Kehamilan)


(Menurut Mayo Clinic, kram pada kaki biasanya terjadi karena kenaikan berat badan yang mencapai puncaknya pada akhir kehamilan. Foto: Ryan Franco/Unsplash.com)

Menurut American Pregnancy Association, jika hal itu terjadi hal yang harus dilakukan adalah dengan melakukan peregangan pada telapak kaki, di mana Anda melenturkan kaki ke atas atau bisa juga dengan melakukan pijatan lembut. 

Menurut Dr Christine Greves, seorang OB-GYN di Winnie Palmer Hospital di Orlando Florida, mengatakan bahwa kram pada kaki ketika akhir kehamilan biasanya terjadi karena penumpukan asam lemak sehingga itu merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindarkan. 

Ada beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan ibu untuk menjaga otot tetap rileks dan lentur yang sangat penting pada trimester akhir kehamilan. 

Pertama, Greves menyarankan dengan beberapa intervensi yang relatif mudah pada ibu, seperti olahraga teratur dan peregangan setiap hari.

Selain itu, gunakanlah sepatu dengan ukuran yang pas dan tidak membahayakan bagi Anda, kemudian usahakan untuk minum air putih yang cukup untuk menghindari penumpukan asam laktat. 




(TIN)