Manfaat Mengonsumsi Banyak Buah bagi Wanita yang Ingin Hamil

Raka Lestari    •    Selasa, 08 May 2018 08:10 WIB
kehamilan
Manfaat Mengonsumsi Banyak Buah bagi Wanita yang Ingin Hamil
Pada sebuah studi baru-baru ini, para peneliti di Australia menemukan bahwa wanita yang makan kurang dari tiga potong buah sebulan membutuhkan waktu 50 persen lebih lama untuk hamil. (Foto: Brooke Lark/Unsplash.com)

Jakarta: Para wanita yang ingin segera memiliki momongan, sebaiknya lebih banyak mengonsumsi buah-buahan dan menghindari makanan-makanan cepat saji. 

Pada sebuah studi baru-baru ini, para peneliti di Australia menemukan bahwa wanita yang makan kurang dari tiga potong buah sebulan membutuhkan waktu 50 persen lebih lama untuk hamil daripada wanita yang makan buah tiga kali atau lebih dalam sebulan.

Konsumsi makanan cepat saji juga diteliti, dan hasilnya wanita yang jarang mengonsumsi makanan cepat saji lebih mudah hamil satu bulan lebih cepat secara rata-rata, dibandingkan wanita yang mengonsumsi makanan cepat saji empat kali atau lebih seminggu. 

Meskipun asupan buah dan makanan cepat saji memengaruhi waktu yang dibutuhkan untuk hamil, para peneliti menemukan asupan sayuran berdaun hijau atau ikan tidak memengaruhi.

(Baca juga: Ini yang Harus Dikonsumsi Wanita Agar Cepat Hamil)


(Pada sebuah studi baru-baru ini, para peneliti di Australia menemukan bahwa wanita yang makan kurang dari tiga potong buah sebulan membutuhkan waktu 50 persen lebih lama untuk hamil daripada wanita yang makan buah tiga kali atau lebih dalam sebulan. Foto: Alexander Mils instagram.com/alexandermils/Unsplash.com)

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction, meneliti sebanyak 5.598 wanita yang diberikan pertanyaan pola makan mereka sebelum pemeriksaan kehamilan pertama mereka. Para wanita yang berasal dari Inggris, Irlandia, Australia, dan Selandia Baru tersebut belum pernah memiliki bayi sebelumnya.

Ketika peneliti melihat dampak pola makan pada infertilitas, mereka menemukan bahwa pada wanita dengan asupan buah terendah, risiko infertilitas meningkat dari 8 persen menjadi 12 persen, dan pada mereka yang makan makanan cepat saji empat kali atau lebih dalam seminggu, risiko infertilitas meningkat dari 8 persen menjadi 16 persen.

Profesor Claire Roberts dari University of Adelaide yang memimpin penelitian mengatakan, "Temuan ini menunjukkan bahwa makan makanan berkualitas baik yang mencakup buah dan meminimalkan konsumsi makanan cepat saji meningkatkan kesuburan dan mengurangi waktu yang diperlukan untuk hamil."





(TIN)