Mengenal Penyakit Fibromyalgia

Raka Lestari    •    Senin, 01 Jan 2018 14:21 WIB
kesehatan
Mengenal Penyakit Fibromyalgia
Tanda-tanda fibromyalgia adalah kelelahan, insomnia, nyeri yang meluas, dan sulit konsentrasi. (Foto: Pixabay.com)

Jakarta: Umumnya orang akan menganggap bahwa penyakit yang paling sering dialami oleh wanita salah satunya adalah kanker payudara.

Namun ternyata ada penyakit yang mungkin banyak juga dialami oleh para wanita selain kanker payudara, yaitu penyakit fibromyalgia, sebuah kondisi dengan nyeri yang kronis. 

National Institutes of Health mendefinisikan fibromyalgia sebagai "kelainan jangka panjang atau kronis yang menyebabkan nyeri otot dan kelelahan (merasa lelah)."

"Tanda-tanda fibromyalgia adalah kelelahan, insomnia, nyeri yang meluas, dan sulit konsentrasi," kata Jacob Teitelbaum, MD, penulis The Fatigue and Fibromyalgia Solution. Gejala biasanya terlihat mirip dengan arthritis atau tendinitis dengan rasa sakit sebagai keluhan yang paling umum.


(National Institutes of Health mendefinisikan fibromyalgia sebagai "kelainan jangka panjang atau kronis yang menyebabkan nyeri otot dan kelelahan (merasa lelah)." Foto: Pixabay.com)

Asosiasi Fibromyalgia memperkirakan bahwa hampir 10 juta orang di Amerika Serikat dan tiga sampai enam persen populasi di seluruh dunia menderita kondisi ini, dan 75 sampai 90 persen menjadi wanita. 

(Baca juga: Penyebab Utama Anemia pada Orang Indonesia)

Penyebab pasti fibromyalgia masih belum diketahui, namun para peneliti percaya bahwa ini ada kaitannya dengan kesalahan pada sistem saraf. Beberapa peneliti percaya bahwa adanya peningkatan jumlah penderita fibromyalgia dari tahun ke tahun karena meningkatnya stres yang dihadapi orang dalam kehidupan mereka sehari-hari.

"Fibromyalgia merupakan kondisi yang sangat parah dari krisis kekurangan energi pada manusia, dimana permintaan energi melebihi kemampuan dari tubuh kita untuk menyuplainya," ujar Dr Teitelbaum.


(Tanda-tanda fibromyalgia adalah kelelahan, insomnia, nyeri yang meluas, dan sulit konsentrasi. Foto: Pixabay.com)

"Ketika itu terjadi secara alamiah, memicu aktifnya hipotalamus" maksudanya adalah berarti otak Anda pada dasarnya menggerakkan tubuh Anda menjadi hipersensitif terhadap rangsangan yang biasanya tidak Anda anggap menyakitkan.

Meskipun masih belum ada obat yang dianggap bisa menyembuhkan penyakit ini, sebagian besar profesional medis setuju bahwa pengobatan terencana yang dikombinasikan dengan obat-obatan resep dokter, diet sehat, olahraga, dan tidur yang cukup dapat membantu mengurangi rasa sakit yang terkait dengan fibromyalgia. 

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa olahraga teratur adalah kunci saat untuk melawan fibromyalgia karena saat kita berolahraga kita akan melepaskan endorfin yang merupakan penguat mood alami.











(TIN)