Kurang Tidur dan Pengaruhnya terhadap Berat Badan

   •    Senin, 06 Nov 2017 16:52 WIB
kesehatan
Kurang Tidur dan Pengaruhnya terhadap Berat Badan
Ilustrasi. (Foto: Thinkstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Seberapa baik Anda tidur dapat memberi dampak signifikan terhadap tubuh secara keseluruhan. Secara umum, orang dewasa disarankan untuk tidur malam selama tujuh sampai sembilan jam.

Praktisi kesehatan dr Jennifer Ashton yang juga merupakan Kepala Koresponden Medis untuk ABC News menyebut, tidak cukup tidur dapat mengganggu nafsu makan seseorang. Hal ini berkaitan dengan produksi hormon leptin dan ghrenin yang terganggu akibat tubuh tak mendapat cukup tidur.

Hormon leptin dan ghrelin berperan mempertahankan energi dan menstabilkan berat badan. Ghrelin bertugas memberikan informasi kepada otak kapan Anda harus makan sedangkan leptin memerintahkan otak kapan Anda merasa kenyang dan berhenti makan.

"Kurang tidur bisa menyebabkan aktivitas makan berlebihan yang berujung pada kenaikan berat badan," ujar Jennifer, melansir ABC News, Senin 9 November 2017.

Jika Anda merasa lapar di waktu tidur malam yang larut, Jennifer membagikan tips makanan apa saja yang bisa membantu agar tidur lebih nyenyak berikut dengan pantangannya.

Makanan yang dapat membuat tidur malam lebih nyenyak di antaranya adalah produk susu. Susu membuat waktu 'ngemil' di malam hari menjadi lebih baik. Selain susu, pilihan seperti kacang-kacangan, biji-bijian, pisang, madu atau telur lebih baik ketimbang makanan yang porsinya lebih berat.

Untuk membuat makanan lebih berselera, Jennifer menyarankan agar menambahkan sereal dalam semangkuk susu, menyisipkan biskuit di antara kacang atau biji-bijian, atau memadukan roti dengan keju.

"Makanan berkarbohidrat ini membantu meningkatkan triptofan, yaitu salah satu jenis asam amino. Sebenarnya Anda tidak bisa menarik triptofan dengan maksimal karena makanan ini digabungkan. Yang terjadi justru lonjakan insulin dalam tubuh yang berasal dari karbohidrat itulah yang membuat tidur lebih nyenyak," katanya.

Menambahkan karbohidrat dalam sesi 'ngemil' di malam hari tentu tidak boleh berlebihan. Apalagi jika Anda merupakan salah satu penderita diabetes. Karbohidrat tentu bukanlah pilihan yang tepat bagi penderita diabetes.

Untuk penderita diabetes, makanan yang aman dikonsumsi ketika sudah larut bisa berupa sup kaldu bening tanpa nasi, telur dadar, tumis sayur, bubur oatmeal, atau salad sayuran.

Sementara itu, untuk makanan yang pantang dikonsumsi ketika sudah larut di antaranya makanan pedas, cokelat, alkohol, dan makanan tinggi protein.

"Makanan pedas, cokelat, bahkan alkohol bisa mengganggu kualitas tidur Anda. Begitu juga dengan makanan tinggi protein, makanan ini lebih sulit dicerna dan mengandung asam amino tirosin yang membuat aktivitas otak meningkat," jelasnya.




(MEL)