Kebersihan Mulut yang Buruk Berpotensi Memicu Kanker

Torie Natalova    •    Minggu, 20 Aug 2017 10:42 WIB
studi kesehatan
Kebersihan Mulut yang Buruk Berpotensi Memicu Kanker
(Foto: Dreamatico)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menjaga kebersihan mulut sangat penting dilakukan sejak usia dini. Tak hanya dapat merusak gigi dengan menciptakan gigi berlubang, kebersihan mulut yang buruk dapat menyebabkan peradangan di mulut Anda.

Penelitian telah menemukan bahwa peradangan di mulut dapat secara signifikan meningkatkan risiko pengembangan kanker pada tahap selanjutnya hingga 14 persen.

Peneliti menganalisis hampir 66 ribu wanita pascamenopause yang berusia 54 hingga 86 tahun, dengan melakukan survei untuk menyimpulkan apakah mereka menderita penyakit periodontal, yakni penyakit gusi yang disebabkan terbentuknya plak bakteri pada gigi.

Dari hasil penelitian ditemukan bahwa 7100 partisipan yang menderita kanker, memiliki riwayat penyakit periodontal tiga kali lebih mungkin menderita kanker esofagus dan dua kali lebih mungkin terkena kanker kandung empedu dibanding bereka yang memiliki gigi dan gusi yang sehat.

Selain itu, risiko kanker paru-paru, kanker kulit dan payudara meningkat. Meskipun masih belum jelas mengapa penyakit gusi dan kanker berkaitan, ini diperkirakan patogen bakteri di rongga mulut yang berperan memicu keduanya berkaitan satu sama lain.

Patogen ini dapat melakukan perjalanan ke berbagai bagian tubuh melalui air liur Anda dan mereka berhubungan dengan perut dan kerongkongan saat Anda menelan, atau berakhir di paru-paru.

Patogen semacam itu sebelumnya telah dikaitkan dengan pembentukan tumor kanker dan penyakit radang lainnya di seluruh tubuh. Penyakit gusi lebih sering terjadi pada orang yang merokok dan minum alkohol. Ini adalah dua faktor risiko kanker yang paling umum terjadi. Namun, penelitian tersebut menunjukkan bahwa mereka yang tidak merokok dan minum tetap mengalami peningkatan risiko kanker sebesar 12 persen.

Para ahli merekomendasikan untuk menjaga kesehatan mulut dengan baik. Ini dapat dilakukan dengan menyikat dan flossing atau memakai benang gigi, serta rutin mengunjungi dokter gigi untuk membersihkan plak atau karang gigi.



 


(DEV)