Apakah Boleh Memberikan MPASI Instan pada Anak?

Raka Lestari    •    Kamis, 31 Jan 2019 20:04 WIB
tumbuh kembang bayi
Apakah Boleh Memberikan MPASI Instan pada Anak?
Konferensi pers Cara Mudah Jadi Millenial Mums yang Peduli Nutrisi (Foto: Raka Lestari/Medcom.id)

Jakarta: Periode 1000 hari pertama kehidupan pada bayi baru lahir merupakan masa-masa penting yang menentukan kualitas hidup seseorang kelak. Periode ini dimulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

Salah satu bagian penting dalam periode tersebut adalah pada saat pemberian makanan pendamping asi (MPASI). Namun saat ini, banyak orang yang menganggap bahwa MPASI instan bukanlah pilihan terbaik bagi anak.

“Millenial mums biasanya ingin semuanya sempurna untuk sang Anak. Maka dari itu, kebiasaan membuat MPASI rumahan semakin banyak dilakukan. Sayangnya, tidak semua MPASI rumahan ini baik kualitasnya. Dan sebaiknya, tidak semua MPASI instan pun buruk bagi bayi,” jelas dr. Diana F. Suganda, M. Kes., Sp.GK, Spesialis Gizi Klinis.

“Jadi sebenarnya tidak ada masalah jika ditambahkan suplementasi karena terkadang MPASI buatan rumahan tidak mencukupi kebutuhan anak,” ujar dr. Diana dalam acara “Cara Mudah Jadi Millenial Mums yang Peduli Nutrisi” di kawasan Jakarta Selatan, Kamis 31 Januari 2019.

Misalnya, zat besi terbagi menjadi dua sumber yaitu hewani dan non hewani. Namun kebutuhan anak akan zat besi yang berasal dari hewani tidak bisa digantikan dengan zat besi yang berasal dari non hewani.

“Kebutuhan bayi akan zat besi setiap harinya itu setara dengan lima pasang hati ayam, tidak mungkin kan anak bayi dikasih lima pasang hati ayam setiap hari? Itu tidak apa-apa ditambahkan suplementasi zat besi. Itu tidak membuat ibunya menjadi ibu jahat,” tutup dr. Diana.

Cegah Stunting, Kenali Penyebabnya



(FIR)