Mendeteksi Asma pada si Kecil

Yatin Suleha    •    Rabu, 09 Nov 2016 08:00 WIB
kesehatan anak
Mendeteksi Asma pada si Kecil
Mendiagnosa asma pada anak tergolong sulit karena penyakit pilek dan serangan virus lainnya juga dapat menimbulkan gejala mengi. (Foto: Livescience)

Metrotvnews.com, Jakarta: Jika si kecil terus batuk dalam jangka waktu lebih dari tiga minggu mungkin saatnya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk mengetahui apakah ia menderita asma, karena alergi pun memiliki tanda yang hampir sama. 

Gejala asma pada setiap anak berbeda-beda. Seperti dilansir dari tulisan David L. Hill, M.D, tentang bagaimana mendeteksi apakah si kecil menderita asma ataukah hanya alergi.

Ada yang menampakkan gejala jelas seperti mengi, dada sesak, serta sesak napas. Namun ada pula yang hanya berupa batuk biasa. Banyak orangtua yang menganggap anak batuk di malam hari atau sehabis berolah raga sebagai hal biasa, sehingga mereka sama sekali tidak menduga bahwa sesungguhnya itu adalah gejala dari masalah yang lebih serius.

(Baca juga: Tinggal Bersama Penderita Asma? Ingat Hal-Hal Ini)

Batuk yang berlangsung selama lebih dari tiga minggu sebaiknya diperiksakan lebih lanjut. Saat melakukan pemeriksaan, dokter akan bertanya tentang berbagai hal yang berpotensi menjadi pemicu batuk semakin parah. 

Asma dan alergi sangatlah mirip; bagi kebanyakan orang, apa pun yang dapat memperparah alergi juga dapat memicu serangan asma. Gejala lain seperti pembengkakan pada kelopak mata bawah, saluran pernapasan 'menyempit' seperti ada lipatan di ujung hidung, dapat juga menjadi pertanda serangan alergi.

Mendiagnosa asma pada anak tergolong sulit karena penyakit pilek dan serangan virus lainnya juga dapat menimbulkan gejala mengi. Anak usia 6 tahun ke atas dapat melakukan tes menggunakan peak flow meter (PFM) yang tujuannya untuk mengukur kecepatan anak menghembuskan udara dari paru-parunya.

Cara lainnya yaitu melakukan tes spirometri tidak hanya menunjukkan positif atau tidaknya asma, tetapi juga dapat menemukan masalah lain yang menganggu pernapasan.




(TIN)