FDA Keluarkan Larangan Penggunaan Silikon Injeksi

Sri Yanti Nainggolan    •    Senin, 20 Nov 2017 09:00 WIB
FDA Keluarkan Larangan Penggunaan Silikon Injeksi
Silikon yang tidak disetujui tersebut bukan satu-satunya penyuntikan ilegal: beberapa orang menggunakan pelumas ban atau zat berbahaya lainnya. (Foto: Beth Solano/Unsplash.com)

Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) merilis sebuah peringatan melawan penggunaan silikon suntik untuk kontur, perbaikan, dan menaikkan karena kandungan polimer di dalamnya dapat menyebabkan kerusakan serius. 

"Silikon menyebar dan mudah bermigrasi ke dalam tubuh, yang dapat memerburuk efek samping, dan melakukan upaya pembedahan untuk menghilangkan minyak silikon lebih sulit atau tidak mungkin," tulis FDA dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari Foxnews.com.

"Silikon, saat disuntikkan ke daerah dengan banyak pembuluh darah seperti pantat, bisa menyebar ke bagian tubuh yang lain dan menghalangi darah di paru-paru, jantung, atau otak. Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada jaringan tersebut dan menyebabkan stroke atau kematian," tulis laporan tersebut.

Suntik silikon, yang berbeda dari silikon yang digunakan dalam implan payudara dan silikon yang digunakan untuk prosedur mata tertentu, tidak pernah menerima persetujuan FDA.

Namun agensi tersebut memeringatkan bahwa beberapa dokter tetap menggunakannya, entah memberi tahu pasien bahwa hal itu sah, atau bahwa mereka menggunakan zat lain, seperti Sculptra atau Restylane.

(Baca juga: Mpok Atiek Sudah 19 Kali Buang Silikon di Wajahnya)


(Silikon, saat disuntikkan ke daerah dengan banyak pembuluh darah seperti pantat, bisa menyebar ke bagian tubuh yang lain. Foto: Cherry Laithang/Unsplash.com)

"Masalah keseluruhan dari ini adalah bahwa kita melihat peningkatan pada orang-orang yang menuntut prosedur yang tidak mahal, dan peningkatan pada orang-orang yang menjalankan prosedur ini," kata ahli waris kosmetik asal Inggris Dr Paul Jarrod Frank.

Dia mendesak para pasien untuk mencari ahli bedah plastik bersertifikat papan atau ahli kulit, dan menghindari perawatan di luar lingkungan medis.

Dia juga mengingatkan bahwa silikon yang tidak disetujui tersebut bukan satu-satunya penyuntikan ilegal: beberapa orang menggunakan pelumas ban atau zat berbahaya lainnya.

"Jika Anda khawatir tentang apa yang mungkin disuntikkan oleh dokter, tanyakan saja," tukas Frank. "Atau saya menyarankan pasien mintalah untuk melihat kotak (asal injeksi)," katanya.








(TIN)