Cara Tidur Lebih Nyenyak di Usia 40 Tahunan

Torie Natalova    •    Kamis, 02 Nov 2017 10:32 WIB
tidur
Cara Tidur Lebih Nyenyak di Usia 40 Tahunan
Data statistik dari National Sleep Foundation menunjukkan, rata-rata wanita berusia 30-60 tahun tidur hanya enam jam setiap malam. (Foto: Hernan Sanchez/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Data statistik dari National Sleep Foundation menunjukkan, rata-rata wanita berusia 30-60 tahun tidur hanya enam jam setiap malam. Padahal, waktu tidur yang biasanya diperlukan tubuh yaitu antara tujuh hingga delapan jam setiap hari.

Menurut pakar Matthew Walker, ada penurunan dalam jumlah tidur nyenyak yang dimulai pada usia pertengahan 30 tahun, dan akan berlanjut seiring bertambahnya usia.

Pada usia 50 tahun, Anda hanya akan mendapatkan 50 persen tidur nyenyak dari waktu Anda masih remaja. Sementara itu, wanita lebih sering mengeluhkan tentang insomnia yakni kesulitan tidur di malam hari.

Meskipun Anda tidak dapat mengubah kondisi biologis yang terjadi, namun ada sejumlah langkah yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan tidur yang lebih baik setiap malam.



(Baca juga: Kualitas Tidur Berpengaruh Terhadap Inteligensi)

1. Cobalah terapi
Insomnia pada wanita seringkali dikaitkan dengan masalah kecemasan. Di situlah terapi perilaku kognitif masuk. Ini dirancang untuk mengatasi secara langsung masalah yang membuat Anda terjaga di malam hari. Terapi akan seperti relaksasi yang biasanya dilakukan untuk perawatan insomnia. Ini juga biasanya dilakukan terutama untuk wanita perimenopause dan pascamenopause.

2. Berlatih konsentrasi
Peneliti Harvard melakukan penelitian pada sekelompok orang setengah baya untuk belajar tentang latihan penuh konsentrasi termasuk meditasi dan cara lain untuk tetap fokus pada satu hal. Di akhir sesi, kelompok yang fokus pada konsentrasi penuh kurang mengalami insomnia, kelelahan dan depresi.

3. Mengatasi hot flashes
Pergeseran hormonal memainkan peran utama mengapa wanita kesulitan tidur. Wanita yang mengalami hot flashes atau rasa panas seringkali mengeluhkan insomnia dan tidur yang tidak nyenyak.

Mengatasi hot flashes bisa menjadi kunci untuk tidur lebih nyenyak karena suhu tubuh Anda perlu turun untuk bisa tidur yang nyaman. Terapi hormon bisa menjadi cara untuk mengurangi pengaruh hot flashes.

4. Lakukan pengecekan sleep apnea
Meskipun sleep apnea lebih sering dikeluhkan kaum pria, tapi wanita juga sering mengalami kondisi di mana Anda berhenti bernapas selama beberapa detik di malam hari atau mendengkur. Ketika pasangan mengatakan Anda mendengkur di malam hari, atau jika Anda merasa lelah meski banyak tidur, cobalah menemui dokter. Sleep apnea yang tidak diobati memiliki efek buruk pada tidur dan kesehatan secara menyeluruh.











(TIN)