Selain Anemia, Ketahui 3 Penyebab Lain dari Lelah Berkepanjangan

Cecylia Rura    •    Rabu, 08 Nov 2017 11:06 WIB
kesehatan
Selain Anemia, Ketahui 3 Penyebab Lain dari Lelah Berkepanjangan
(Foto: The Inertia)

Metrotvnews.com, Jakarta: Jadwal yang padat kerap kali menjadi penyebab utama timbulnya rasa lelah. Beberapa cara bisa dilakukan untuk mengantisipasinya, mulai dari mengatur pola makan, tidur yang cukup, mengonsumsi air putih cukup, dan suplemen vitamin.

Dengan melakukan hal di atas biasanya lelah segera hilang. Namun, jika tak kunjung reda, ada baiknya Anda berkonsultasi ke dokter seperti diungkapkan ahli penyakit dalam asal Atlanta, Sandra Adamson Fryhofer, MD.

"Jika Anda merasa ada gejala yang tidak beres saat terus merasa lelah, Anda perlu memeriksakannya ke dokter," ungkapnya.

Rasa lelah yang dirasakan terus menerus bisa menjadi pertanda Anda sedang mengidap penyakit serius, seperti dilansir dari laman Women's Health.

1. Anemia

Rasa lelah yang disebabkan oleh anemia terjadi karena tubuh kekurangan sel dara merah yang membawa oksigen dari paru-paru menuju jaringan dan sel tubuh.

Gejalanya, badan terasa sangat lelah dan memiliki napas pendek dari biasanya. Penyebabnya, bisa jadi Anda kekurangan zat besi, vitamin, pendarahan dalam, bahkan penyakit berbahaya yang belum terdeteksi seperti athritis, kanker, dan gagal ginjal.

Menurut Laurence Corash, MD, profesor laboratorium di laboratorium obat, University of California, San Fransisco, perempuan di usia subur rentan mengalami penyakit ini karena mereka kekurangan darah dan zat besi ketika menstruasi, melahirkan, dan menyusui.

Gejala:

Selalu merasa lelah, susah tidur, sulit berkonsentrasi, ritme denyut jantung cepat, nyeri dada, dan sakit kepala. Sebagai contoh, Anda mudah merasa lelah ketika menaiki tangga atau sekadar berjalan kaki.

2. Tiroid

Kelenjar tiroid berfungsi memproduksi hormon yang mengontrol metabolisme tubuh. Jika hormon tiroid berlebih (hyperthyroidism), Anda akan merasa sangat berenergi. Sebaliknya, jika Anda kekurangan hormon tiroid (hypothyroidism), Anda akan merasa sangat lelah. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk tetap menjaga keseimbangan hormon tiroid dalam tubuh.

Gejala:

Ketika Anda merasa kesulitan saat mengendarai sepeda atau menaiki tangga, bisa jadi Anda mengalami hyperthyroidism akibat dari kelelahan otot. Gejala lain yang perlu diperhatikan, adalah ketika berat badan Anda menurun tanpa sebab dan sering merasa hangat di sekujur tubuh.

3. Diabetes

Jutaan orang didiagnosa mengidap penyakit diabetes tipe 2 setiap tahun. Konsumsi gula berlebih menjadi penyebab utamanya, meski gula dapat meningkatkan kadar gula dalam tubuh.

Gejala:

Di samping merasa lelah terus menerus, gjela lain yang harus Anda waspadai adalah ketika Anda selalu merasa haus, sering buang air kecil, merasa lapar, berat badan menurun, hingga pengelihatan kabur.

4. Depresi

Depresi menjadi penyebab utama terganggunya pola makan dan waktu tidur. Tanpa penanganan yang serius, penyakit ini bisa terus mengakar hingga berminggu-minggu bahkan bertahun-tahun.

Gejala:

Depresi yang dialami oleh tiap orang berbeda-beda. Namun umumnya, depresi menguras banyak energi hingga mengganggu waktu tidur dan pola makan. Selain itu, hal ini juga dapat mengganggi konsentrasi dan memori. Depresi juga membuat penderitanya merasa putus asa, tak berguna, dan dipenuhi energi negatif.




(DEV)