5 Jenis Diare yang Perlu Anda Ketahui

Torie Natalova    •    Sabtu, 06 Jan 2018 20:23 WIB
diare
5 Jenis Diare yang Perlu Anda Ketahui
5 Jenis Diare yang Perlu Anda Ketahui (Foto: gettyimages)

Jakarta: Diare bisa jadi sangat mengganggu aktivitas Anda dan membuat perut tidak nyaman. Anda perlu mengetahui bahwa tidak semua diare sama.

Seperti banyak jenis kotoran, ada banyak jenis diare dan masing-masing menunjukkan kondisi kesehatan Anda sebenarnya.

Diare akut sangat umum terjadi dan biasanya bukan perkara besar. Jika diare Anda berlangsung lebih dari beberapa hari, segera temui dokter. Diare kronis yang berlangsung selama empat minggu atau lebih bisa jadi pertanda adanya masalah kesehatan yang mendasarinya.

Berikut ini adalah lima jenis diare yang perlu Anda ketahui.

1. Diare Osmotik
Diare osmotik terjadi ketika terlalu banyak air ditarik ke dalam perut. Biasanya menunjukkan bahwa sesuatu yang Anda konsumsi tidak diserap baik. Diare ini bisa disebabkan oleh intoleransi laktosa serta konsumsi pemanis buatan. Menghindari produk susu atau pemanis dapat membantu mengatasi diare ini.

2. Diare sekretori
Diare ini sangat mirip dengan diare osmotik. Ini merupakan serangan diare saat usus Anda mengeluarkan elektrolis ke usus besar Anda dan menyebabkan air untuk membangun saluran pencernaan Anda. Berbagai faktor dapat memicu diare ini seperti infeksi atau masalah yang jarang terjadi seperti masalah endokrin.

3. Diare eksudatif
Jika Anda memiliki darah dan nanah di tinja, segera ke dokter. Diare eksudatif biasanya terkait dengan penyakit radang usus besar seperti penyakit Crohn atau kolitis ulserativa, walaupun beberapa infeksi seperti E.coli juga dapat menyebabkannya.

4. Diare paradoks
Hal ini terjadi ketika seseorang mengalami konstipasi parah dan cairan di balik cadangan berada di sekitar kotoran dan mengeluarkan kotoran cair pada saat bersamaan.

5. Pseudodiare
Jika Anda mengalami sedikit diare lebih dari tiga kali sehari, ini bisa jadi Anda terkena pseudodiare. Gejala umum kondisi ini seperti sindrom usus besar yang bisa juga terjadi karena sembelit, seperti diare paradoks.


 


(ELG)