Plus Minus Mengonsumsi Teh Matcha

Torie Natalova    •    Senin, 28 Nov 2016 12:35 WIB
tips kesehatan
Plus Minus Mengonsumsi Teh Matcha
(Foto: The List)

Metrotvnews.com, Jakarta: Belakangan ini, ada banyak makanan atau minuman yang dibuat dari kreasi matcha atau teh hijau bubuk. Selain memiliki rasa yang nikmat, matcha dikenal memiliki manfaat untuk kesehatan.

Matcha yang berasal dari Jepang ini mengandung antioksidan yang lebih tinggi dibanding teh hijau biasa. Ini dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan menurunkan risiko tumbuhnya sel kanker.

Matcha juga mengandung banyak polifenol yang bisa mencegah kanker dan penyakit jantung serta menstabilkan gula darah. Bubuk matcha juga mengandung serat yang bisa mengatasi masalah pencernaan. Selain itu, matcha juga mengandung klorofil yang dapat mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Selain itu, ekstrak teh hijau mengandung banyak cathecin yang dapat membantu tubuh membakar kalori. Sebuah studi menunjukkan, minum teh hijau dapat meningkatkan thermogenesis atau pembakaran kalori dari 8 hingga 10 persen.
Studi lain menunjukkan, minum teh hijau matcha sebelum olahraga dapat membakar kalori hingga 25 persen selama latihan.

Matcha mengandung L-theanine yang dapat memberikan efek tenang sehingga Anda bisa mengatasi stres dan menstimulasi hormon dopamin dan serotonin yang dapat membuat Anda bahagia.

Beberapa orang tua di Okinawa Jepang yang rutin mengonsumsi matcha memiliki kulit yang lebih kencang sehingga terlihat awet
muda. Kandungan antioksidan yang tinggi dalam matcha dapat melawan proses penuaan.

Kandungan kafein dalam matcha tiga kali lebih banyak dibanding kafein pada teh biasa. Kombinasi L-theanine dan kafein dapat
menyegarkan Anda saat beraktivitas seharian.

Sebuah studi bahkan menunjukkan konsumsi teh mactha dapat meningkatkan kemampuan otak untuk bertindak multitasking, lebih cepat bertindak, meningkatkan ingatan juga konsentrasi serta mengurangi kelelahan berlebih.

Namun, matcha tak hanya membawa dampak baik. Teh hijau yang tumbuh di Cina telah terbukti mengandung timbal yang menyerap dari lingkungan. Karena Anda mengonsumsi daun teh ketika minum matcha, ini berarti Anda lebih banyak menelan timbal.

The New York Times melaporkan bahwa teh hijau matcha diperkirakan mengandung 30 kali lebih banyak timbal dibanding teh hijau biasa. Ini memang terdengar mengerikan, tapi jangan tidak mengonsumsinya sama sekali. Cukup batasi meminumnya satu cangkir saja per hari.
 


(DEV)