Hal-hal yang Bisa Jadi Faktor Penyebab Tekanan Darah Tinggi

Raka Lestari    •    Kamis, 15 Feb 2018 07:00 WIB
kesehatan
Hal-hal yang Bisa Jadi Faktor Penyebab Tekanan Darah Tinggi
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Occupational & Environmental Medicine mendengar suara bising di tempat kerja atau di rumah, terutama saat malam hari saat Anda sedang mencoba tidur, dikaitkan dengan tekanan darah tinggi. (Foto: Farzaan Kas

Jakarta: Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu kondisi yang jika dibiarkan bisa membahayakan tubuh Anda. Meskipun Anda merasa sudah menjaga pola makan dengan baik, namun risiko terkena hipertensi atau darah tinggi masih saja bisa membayangi Anda.

Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan aterosklerosis (penumpukan plak di arteri), penyakit kardiovaskular, dan bahkan serangan jantung serta stroke yang berpotensi fatal. 

Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi yang mungkin tidak Anda sadari.

1. Anda tinggal di lingkungan yang bising
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Occupational & Environmental Medicine mendengar suara bising di tempat kerja atau di rumah, terutama saat malam hari saat Anda sedang mencoba tidur, dikaitkan dengan tekanan darah tinggi.

"Tidak hanya kebisingan dapat membuat Anda stres, namun tidur yang terganggu di malam hari juga juga telah terbukti menyebabkan tekanan darah tinggi," kata Nicole Weinberg, MD , ahli jantung dari Amerika Serikat. 


(Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di The BMJ mengonsumsi empat atau lebih porsi kentang rebus, panggang, tumbuk, atau goreng per minggu dikaitkan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi, terutama untuk wanita. Foto: Emmy Smith/Unsplash.com)

2. Gaji yang kecil 
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di The European Journal of Public Health upah atau gaji yang kecil dapat berkontribusi pada banyak komplikasi kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi. 

"Upah merupakan faktor penting bagi kesejahteraan dan harga diri masyarakat secara umum," kata J. Paul Leigh, Ph.D., seorang profesor ekonomi kesehatan masyarakat di UC Davis. Faktor lainnya adalah bahwa pekerjaan dengan gaji rendah seringkali tidak disertai asuransi kesehatan atau waktu istirahat yang cukup dan juga untuk hal-hal seperti melakukan pemeriksaan tahunan, kata Weinberg. 

(Baca juga: Keunikan Sejarah Kentang Goreng Belgia)

3. Makanan manis dan asin menjadi favorit Anda
"Kombinasi spesifik dari fruktosa dan garam tinggi bisa dengan cepat meningkatkan tekanan darah, mengakibatkan hipertensi," kata Kevin Gordish, Ph.D., postdoctoral fellow di Henry Ford Hospital, AS. Mengonsumsi gula membuat Anda menginginkan camilan asin yang memaksa tubuh Anda menyimpan semua garam yang kemudian dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

4. Anda terlalu mengandalkan kafein 
"Kafein bisa meningkatkan semangat Anda dan membantu Anda tetap fokus. Namun itu juga berarti terjadinya lonjakan tekanan darah yang dapat menekan jantung Anda," kata Amber Khanna, M.D., seorang ahli jantung di Rumah Sakit UCHealth University of Colorado. Penggunaan kafein berlebih dapat menyebabkan hipertensi dan kerusakan jangka panjang pada jantung Anda, katanya. 


(Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Occupational & Environmental Medicine mendengar suara bising di tempat kerja atau di rumah, terutama saat malam hari saat Anda sedang mencoba tidur, dikaitkan dengan tekanan darah tinggi. Foto: Daniel Sessler/Unsplash.com)

5. Anda tinggal di iklim yang dingin 
"Cuaca dingin menyempitkan pembuluh darah untuk menghemat panas dan menjaga suhu tubuh," kata Zhongjie Sun, M.D., Ph.D., p asisten profesor fisiologi dan kedokteran di University of Florida. Dengan sedikit ruang bagi darah untuk bergerak, tekanan pun meningkat. Sun mencatat bahwa risiko serangan jantung fatal dan stroke mencapai puncaknya selama musim dingin.

6. Terlalu banyak mengonsumsi kentang
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di The BMJ mengonsumsi empat atau lebih porsi kentang rebus, panggang, tumbuk, atau goreng per minggu dikaitkan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi, terutama untuk wanita. 

Itu karena kentang memiliki indeks glisemik tinggi, yang berarti dapat memicu kenaikan kadar gula darah dan gula darah tinggi secara tajam yang berkaitan erat dengan tekanan darah tinggi. Weinberg merekomendasikan untuk memakannya secukupnya dan sebisa mungkin masih dalam bentuk kentang utuh. 










(TIN)