Penanganan pada Kedua Mata yang Terkena Katarak

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 06 Mar 2018 15:34 WIB
katarak
Penanganan pada Kedua Mata yang Terkena Katarak
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Katarak merupakan salah satu gangguan pada mata yang membuat penglihatan penderitanya menjadi buram atau tidak jelas, seperti berkabut atau keruh.

Biasanya, gangguan ini terjadi pada salah satu bola mata saja. Namun, tak sedikit juga yang mengidap katarak pada kedua bola mata. Jika demikian, sesuai SOP Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia, penanganan diprioritaskan pada mata yang paling parah kondisinya.

Namun, pada prakteknya, mata yang paling ringan gejalanya yang akan terlebih dahulu ditangani. Hal ini berlaku pada kondisi tertentu, misalnya saat operasi katarak massal.

"Pertimbangan lain karena bila operasi bagian mata yang lebih parah dilakukan lebih dahulu dan tak berhasil, pasien akan ketakutan untuk melakukan operasi untuk mata satu lagi," jelas Kolonel dr Subandono Bambang Indrasto, SpM, MM, selaku Kepala Departemen Mata RSPAD Gatot Soebroto, dalam diskusi Mata untuk Warna, Selasa, 6 Maret 2018.

"Jadi kami memilih menangani bagian mata yang lebih prospek," tambah dr Bambang menegaskan.

Terkait jeda waktu operasi yang kedua, dr Bambang menjelaskan bahwa tindakan medis tersebut bisa dilakukan secepatnya apabila kondisi pasien telah membaik.

Namun, jika mengacu pada pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), rentang waktu yang dianjurkan adalah satu bulan setelah operasi katarak pertama.

Lihat video:




(DEV)