Benarkah Oral Seks Dapat Memicu Kanker?

Anggi Tondi Martaon    •    Senin, 09 Oct 2017 13:09 WIB
seks dan kesehatan
Benarkah Oral Seks Dapat Memicu Kanker?
Meski dapat meningkatkan kesenangan, oral seks diklaim dapat memicu masalah kesehatan. (Foto: Sulia/Pinterest)

Metrotvnews.com, Jakarta: Oral seks merupakan salah satu variasi yang kerap dilakukan pasangan saat bercinta. Meski dapat meningkatkan kesenangan, oral seks diklaim dapat memicu masalah kesehatan.

Pada 2011, 5 ribu lebih orang di Inggris didiagnosis menderita kanker mulut, termasuk kanker bibir dan lidah, hingga kanker yang menyerang esofagus, pita suara, nesofaring (daerah yang menghubungkan hidung dan tenggorokan), dan kelenjar tiroid. 



Berdasarkan penelitian, penyebab kanker ini 25-35 persen disebabkan akibat berkembangnya virus Human Papiloma (HPV) di mulut. Seks oral dianggap sebagai jalan utama bagi virus tersebut untuk menginfeksi area mulut. 

(Baca juga: Studi: Sentuhan Seksual Picu Pubertas Dini)

Dilansir dari situs NHS, risiko kanker meningkat apabila seks oral dilakukan pasangan di bawah usia 18 tahun. 

Selain itu, potensi terjangkit kanker melalui oral seks antara pria dan wanita berbeda. Masih berdasarkan peneletian, pria lebih berisiko terjangkit kanker mulut dibandingkan wanita.



Kondisi kulit vagina yang tipis dan mudah basah membuat virus HPV lebih mudah berkembang dan lebih mudah ditularkan pada kulit manusia lainnya.

Berbanding terbalik dengan kondisi fisik alat kelamin pria yang kering dan tebal, sehingga tingkat wanita terserang kanker ini tidak terlalu banyak.

Namun, patut waspada karena sperma yang keluar menjadi salah satu faktor risiko yang bisa memicu kanker mulut. Sangat disarankan untuk berpikir ulang sebelum melakukan variasi ini saat bercinta.











(TIN)