Benarkah Keju Dapat Menyebabkan Mimpi Buruk?

Raka Lestari    •    Selasa, 26 Dec 2017 11:26 WIB
kesehatan
Benarkah Keju Dapat Menyebabkan Mimpi Buruk?
Selama berabad-abad, ada mitos yang menyebutkan bahwa dengan mengonsumsi keju bisa menyebabkan mimpi buruk. Apakah hal tersebut benar? (Foto: Brooke Lark/Unsplash.com)

Jakarta: Selama berabad-abad, ada mitos yang menyebutkan bahwa dengan mengonsumsi keju bisa menyebabkan mimpi buruk. Apakah hal tersebut benar?

Meskipun ini adalah persepsi yang sangat umum, tidak banyak penelitian yang mendukung kesimpulan tersebut, kata ahli gizi Joy Dubost, R.D. "Tidak banyak investigasi terhadap makanan dan mimpi buruk tertentu," katanya.

Namun walaupun penelitiannya mungkin sedikit, ada beberapa penelitian di luar sana yang mencoba meneliti hubungan keduanya. Salah satu penelitian yang paling banyak dikutip berasal dari British Cheese Board yang melakukan studi pada tahun 2005 untuk mengetahui hubungan keduanya. 


(Selama berabad-abad, ada mitos yang menyebutkan bahwa dengan mengonsumsi keju bisa menyebabkan mimpi buruk. Apakah hal tersebut benar? Foto: Dane Deaner/Unsplash.com)

Hasil dari penelitiannya mengatakan bahwa tidak ada hubungannya antara susu ataupun produk-produk berbahan dasar susu dan mimpi buruk. Tapi para peneliti memang mengatakan bahwa keju bisa mempengaruhi mimpi Anda secara keseluruhan.

(Baca juga: Ini Perbedaan Keju Cheddar dengan Keju Quick Melt)

Faktanya adalah keju dapat dianggap sebagai penyebab utama mimpi yang mengganggu berdasarkan dengan teori ini, terutama karena susu dapat menyebabkan gejala seperti gas, kembung, dan kram pada orang dengan sensitivitas laktosa atau intoleransi. Dan itu tentu saja bisa menggangu tidur Anda yang bisa berpengaruh pada mimpi.

"Mengonsumsi makanan dalam jumlah yang besar sebelum tidur, terutama yang lebih tinggi lemak dan pedas, bisa menyebabkan masalah tidur," kata Dubost.


(Ada beberapa penelitian di luar sana yang mencoba meneliti hubungan antara mengonsumsi keju dengan mimpi buruk. Foto: Pixabay.com)

Makanan pedas dapat menyebabkan mulas, menyebabkan tidur terfragmentasi, katanya. Dan makanan yang lebih tinggi lemak juga membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna yang bisa mengubah tidur juga karena sistem pencernaan Anda akan sulit bekerja untuk mencerna makanan tersebut melalui sistem Anda.

Sampai saat ini penelitian di luar sana tidak cukup kuat bagi ahli gizi untuk mengeluarkan pernyataan yang pasti untuk menghindari makanan tertentu karena mimpi buruk, kata Dubost.

"Jika Anda mengalami mimpi buruk berulang, saya menyarankan untuk memiliki buku harian makanan, mencatat jumlah makanan, jenis dan waktu tertentu," saran Dubost. "Mungkin Anda bisa membuat pola yang bisa menimbulkan mimpi buruk itu."









(TIN)