Minuman Soda Dapat Memicu Perut Kembung

Torie Natalova    •    Sabtu, 06 Jan 2018 08:00 WIB
kesehatan
Minuman Soda Dapat Memicu Perut Kembung
Minuman bersoda (Foto: gettyimages)

Jakarta: Minuman soda yang dingin memang sungguh nikmat diminum ketika musim panas. Masih banyak orang yang menggemari minuman soda dingin untuk menghilangkan rasa hausnya.

Tetapi, sebagian orang mengaku bahwa minum air berkarbonasi terlalu banyak dapat membuat perut kembung. Kenyataannya justru lebih rumit daripada itu.

Minum air berkarbonasi dapat menebabkan Anda menelan udara. Udara itu biasanya keluar sebagai kentut atau sendawa. Minuman berkarbonasi melepaskan gas karbon dioksida, menambah udara di kerongkongan Anda yang menemukan jalan keluar melalui sendawa.

Sebagian besar kelebihan udara yang menyebabkan sendawa terjebak di kerongkongan sebelum mencapai perut Anda. Jika gas terbentuk sebelum sampai ke perut, efek sampingnya kemungkinan besar adalah sendawa.

Udara yang terlalu banyak ditelan hampir tidak pernah menyebabkan perut kembung. Tapi, tentu saja jika Anda sering kentut, karbonasi dapat memainkan peran.

Jika tidak, kentut merupakan hasil bakteri yang berinteraksi dengan asam lambung, asam lemak, atau karbohidrat yang tidak terserap seperti serat, gula alkohol.

Ada beberapa cara untuk mengurangi sendawa atau gas dalam tubuh usai meminum air soda. Cobalah minum porsi yang lebih kecil atau jangan terlalu cepat meminumnya. Jumlah yang lebih kecil dapat mengurangi penumpukan terlalu banyak udara.

Disarankan juga untuk menutup mulut di antara tegukan dan lewat sedotan karena keduanya bisa menambah udara berlebih dan memicu pembentukan gas yang lebih besar.




 


(ELG)