Pola Makan Mediterania Bantu Atasi Gejala Naiknya Asam Lambung

Torie Natalova    •    Selasa, 19 Sep 2017 15:19 WIB
diet
Pola Makan Mediterania Bantu Atasi Gejala Naiknya Asam Lambung
(Foto: Linisehat)

Metrotvnews.com, Jakarta: Naiknya asam lambung bisa menimbulkan ketidaknyamanan, salah satunya terasa panas di tenggorokan dan nyeri di dada. Minum obat mag bisa menurunkan gejala, namun menjaga pola makan menjadi langkah yang tak kalah penting untuk mengobati penyakit ini.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di JAMA Otolaryngology menemukan, efek dari asam lambung dapat dikurangi dengan menjalani pola makan ala Mediterania yang diyakini memiliki efek yang sama dengan obat pereda asam lambung.

Pola makan Mediterania sendiri sebagian besar terdiri dari buah, sayuran, ikan, kacang-kacangan, biji-bijian dan minyak zaitun.

Diet ala Mediterania mengurangi konsumsi daging merah dan susu.

Para peneliti melihat naiknya asam lamung dipicu oleh terlalu banyak asam yang terkonsentrasi di perut dan kerongkongan bawah. Laryngopharyngeal reflux mirip dengan GERD (gastroesophageal reflux disease), namun gejalanya sedikit berbeda. Jenis refluks ini biasanya karena sfinter esofagus tidak bekerja dan asam lambung masuk ke kotak tenggorokan atau suara Anda.

Menurut Dr Craig Zalvan penulis utama penelitian, Anda seharusnya tidak mendapatkan asam di tenggorokan. Namun memang jaringan di tenggorokan memiliki perlindungan yang buruk terhadap asam dan pepsin.

Saat penelitian, tim membandingkan 85 orang dengan asam lambung yang diobati dengan obat medis dan diet mediterania. Tim menemukan mereka yang menerapkan diet Mediterania mengurangi gejala asam lambung lebih banyak daripada mereka yang minum obat-obatan.

Dokter menganjurkan pola makan nabati untuk penderita asam lambung atau refluks laringofaring karena protein tanaman sebagian besar dicerna di usus, bukan perut.




(DEV)