Penggunaan Antibiotik Saat Hamil Tua Tingkatkan Risiko Radang Usus pada Anak

Sri Yanti Nainggolan    •    Minggu, 16 Jul 2017 11:12 WIB
studi kesehatan
Penggunaan Antibiotik Saat Hamil Tua Tingkatkan Risiko Radang Usus pada Anak
(Foto: Baby Center)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah studi menemukan bahwa konsumsi antibiotik saat hamil tua dapat meningkatkan risiko gangguan usus pada anak yang dikandungnya.

Sebuah penelitian memberikan antibiotik pada tikus yang hamil tua dan selama masa pengasuhan awal, hasilnya anak yang dilahirkan cenderung mengalami kondisi peradangan di bagian kolon. Penyakit tersebut menyerupai penyakit radang usus manusia.

Pengobatan antibiotilk juga dapat menyebabkan perubahan permanen pada mikrobiome usus ibu yang menurun pada anak dalam kandungan.

Ketika penyakit pada anak berkembang, tikus dewasa yang diberikan antibiotik tidak mengalami gangguan usus.

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa waktu pemberian antibiotik adalah krusial, terutama selama masa perkembangan awal setelah lahir dimana sistem imun masih belum matang.

"Ketika antibiotik digunakan selama kehamilan atau di awal masa kecil, maka perkembangan mikrobiome usus normal akan terganggu sehingga memengaruhi perkembangan imun juga," ujar peneliti Eugene B. Chang selaku profesor dari University of Chicago.

"Pada anak yang rentan secara genetik, ketidakmampuan untuk mengembangkan sistem kekebalan tubuh dengan benar dapat memberi konsekuensi negatif seperti radang usus atau gangguan imun lain yang kompleks," tambah Chang.

Ia mengingatkan, hasil penelitian pada hewan tak bisa dijadikan asalan bagi wanita hamil atau bayi untuk menghindari penggunaan antibiotik saat pengobatan infeksi bakteri yang berbahaya.

"Antibiotik seharusnya benar-benar digunakan dengan bijaksana saat diindikasikan," kata Chang.


(DEV)