Bantal Berpotensi Memicu Alergi

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 22 May 2018 13:18 WIB
kesehatan
Bantal Berpotensi Memicu Alergi
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Apakah Anda kerap terbangun pada malam hari karena batuk dan bersin? Jika iya, bisa jadi bantal tidur Anda memicu alergi. 

Dr Deeba Masood, seorang ahli alergi di Northwestern Medical Group menyatakan bahwa bantal sering menyimpan tungau debu, yang sering menjadi penyebab alergi, asma, dan eksim.

"Tungau debu adalah organisme mikroskopis yang ditemukan dalam debu, dan mereka adalah alergen dalam ruangan abadi yang paling umum," jelas Masood kepada SheKnows. 

Ia melanjutkan, orang-orang dapat alergi terhadap exoskeleton dan kotoran. Ketika sistem kekebalan tubuh bertemu dengan tungau debu, antibodi akan melindungi tubuh. Salah satu reaksi yang muncul adalah peradangan atau pembengkakan di saluran udara dan saluran hidung.

Dr Neeta Ogden, seorang ahli alergi dewasa dan anak, spesialis asma dan ahli imunologi, mengatakan kepada SheKnows bahwa pemicu alergi umum seperti tungau debu dan serbuk sari dapat ditemukan di dalam dan di atas banyak bantal.

"Tungau debu biasanya bersembunyi di kasur dan bantal karena mereka makan dari sel-sel kulit kita," katanya. 

"Serbuk sari juga merupakan pemicu alergi umum yang sering terkumpul di rambut dan kemudian berpindah ke bantal ketika kita berbaring."

Meski sulit menghilangkan kotoran dari luar tersebut, menggunakan bantal berisi bulu adalah salah satu solusi untuk mengurangi risiko berkumpulnya tungau debu. 

Masood juga menyarankan untuk mengganti bantal dengan bantal yang berisi serat poliester dan menggunakan penutup alergen anti debu untuk menciptakan penghalang.

"Tungau debu tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembap. Menjaga kelembaban di rumah kurang dari 40 hingga 50 persen juga bisa bermanfaat."

Ogden sendiri menyarankan untuk mencuci bantal dengan air panas setiap minggu untuk membunuh tungau debu yang ada.

"Alat pembersih udara juga dapat membantu menangkap dan menyaring alergen yang tersebar ke udara saat Anda membuat tempat tidur dan mengeluarkan bantal-bantal itu."

Untuk menghindari memindahkan serbuk sari ke bantal, Ogden menyarankan untuk mandi dan mencuci rambut sebelum tidur selama musim alergi. 

Rebecca Lee, perawat terdaftar dan pendiri Remedies For Me, menyarankan untuk memastikan rambut sudah kering saat akan istirahat  malam karena tidur dengan rambut basah dapat menciptakan jamur di bantal.


(DEV)