Tidak Alami Benturan, tetapi Tubuh Memar? Ini Penyebabnya

Raka Lestari    •    Rabu, 06 Jun 2018 12:04 WIB
tips kesehatan
Tidak Alami Benturan, tetapi Tubuh Memar? Ini Penyebabnya
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Kulit yang memar biasanya terjadi ketika tubuh mengalami benturan. Tetapi, tidak sedikit juga yang mengalaminya mesk tidak terbentur atau jatuh. 

Sebenarnya, apa yang terjadi ketika tubuh memar?

Kulit memiliki tiga lapisan, yaitu bagian epidermis (lapisan luar), dermis (lapisan tengah, yang juga mengandung  kolagen), dan hypodermis (lapisan terendah). Ketika Anda terbentur benda keras, kapiler di kulit mengeluarkan darah yang terperangkap tepat di bawah epidermis kulit, dan hasilnya adalah memar pada tubuh. 

Jika lapisan kulit cukup kuat, kondisi ini mungkin tak akan terjadi. 

Dilansir dari Mayo Clinic, faktor genetik, obat-obatan, suplemen, dan kondisi tertentu dapat membuat Anda lebih mudah memar. 

Selain itu, paparan sinar ultra violet dengan mudah menghancurkan kolagen, dan tanpa lapisan itu, kapiler menjadi lebih rentan terhadap benturan.

Kolagen juga menjadi alasan mengapa wanita cenderung lebih mudah memar daripada pria karena kulit pria memiliki lapisan kolagen yang lebih tebal. Anda dapat meminimalisir memar pada tubuh dengan memenuhi kebutuhan harian Anda terhadap vitamin B12, C, K, dan asam folat. Nutrisi ini membantu menjaga kapiler Anda kuat dan fleksibel.

Tabir surya juga merupakan kunci utama, Tabir surya tidak hanya melindungi dari sengatan matahari, tetapi juga melindungi kolagen.




(DEV)