4 Penyebab Karies Gigi

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 01 Nov 2016 18:20 WIB
kesehatan gigi dan mulut
4 Penyebab Karies Gigi
Menggosok gigi minimal dua kali sehari dengan gerakan halus agar tidak menimbulkan masalah kesehatan gigi lain, seperti gusi turun yang dapat menyebabkan gigi sensitif. (Foto: Designer-smiles)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gigi berlubang atau biasa disebut karies gigi adalah salah satu masalah kesehatan mulut yang kerap dialami semua jenis usia, termasuk anak kecil.

Karies gigi adalah kelainan pada jaringan keras gigi, yaitu email gigi, yang menipis dan tampak karena terjadi penguraian mineral pada bagian permukaan atau disebut juga demineralisasi mineral. 

Penguraian tersebut terjadi karena tingginya kadar asam dalam mulut akibat banyaknya fermentasi bakteri di gigi sehingga asam tersebut menggerus permukaan email gigi.

(Baca juga: Perlukah Cabut Gigi sebelum Dipasangi Kawat?)

Ada empat faktor penyebab terjadinya karies, yaitu host atau berasal dari gigi, mikroorganisme dalam mulut, waktu pembersihan gigi, dan substrat yang menempel pada gigi (biasanya sisa makanan).

Host atau karakter gigi yang biasanya bersifat menurun, seperti kualitas, ukuran, dan posisi gigi. Oleh karena itu, kualitas gigi orangtua yang tak baik, dimana sering mengalami karies, bukan tidak mungkin dialami anak.

"Biasanya karena kebiasaan kebersihan gigi orangtua yang sama dengan anak, jadi bisa menyebabkan anak kena karies," tukas drg. Udijanto Tedjosasongko, Sp.KGA (K) selaku Ketua Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI) Pusat dalam acara media gathering 2 Ribu Senyum dengan 3M Clinpro White Varnish, Selasa (1/11/2016).

Kedua, mikroorganisme dalam mulut yang tak bisa dihindari. Kuman adalah salah satu penyebab utama timbulnya karies dalam gigi karena bakteri tersebut berkembang biak dan menggerogoti email gigi dengan cepat. Oleh karena itu, waktu membersihkan gigi sangatlah penting untuk diperhatikan.

"Menggosok gigi adalah suatu hal yang tak boleh ditawar. Jika Anda melakukan berbagai usaha merawat gigi namun tak gosok gigi, itu sama saja bohong," ujarnya.

Ia menyarankan untuk menggosok gigi minimal dua kali sehari dengan gerakan halus agar tidak menimbulkan masalah kesehatan gigi lain, seperti gusi turun yang dapat menyebabkan gigi sensitif.

Terakhir, pemilihan makanan yang baik untuk gigi. Makanan manis adalah makanan yang sepatutnya dihindari karena gula atau glukosa yang tertinggal di sela-sela gigi atau gusi adalah sumber energi bagi bakteri mukut agar bisa terus tumbuh dan berkembang biak dalam tubuh. 





(TIN)