Studi: Usia 24 Tahun Paling Banyak Mengeksplor Jenis Musik

Raka Lestari    •    Senin, 11 Jun 2018 07:00 WIB
psikologi
Studi: Usia 24 Tahun Paling Banyak Mengeksplor Jenis Musik
Di usia berapa paling banyak orang mengeksplorasi jenis musik? Berikut informasinya. (Foto: Bruce Mars/Unsplash.com)

Jakarta: Setiap orang pasti memiliki lagu kesukaan yang selalu mereka dengarkan berkali-kali setiap harinya. Bahkan ketika melakukan berbagai aktivitas apa pun rasanya tak pernah bosan. Lalu di usia berapa paling banyak orang mengeksplorasi jenis musik?

Sebuah layanan musik streaming bernama Deezer melakukan survei untuk menemukan alasannya. Dilansir dari Elite Daily, hasil survei yang dilakukan tersebut menemukan bahwa usia di mana Anda paling banyak mengeksplor jenis-jenis musik baru adalah pada usia 24 tahun.

Dan setelah melewati usia tersebut Anda tidak lagi kebiasaan Anda untuk mengeksplor musik-musik terbaru sudah mulai berkurang. 

Dalam survei yang dilakukan terhadap 1.000 orang Inggris tersebut juga ditanyakan tentang jenis musik yang mereka dengarkan dan genre apa yang mereka sukai. Dan setelah mengumpulkan jawaban, survei menemukan bahwa kebanyakan orang pada umumnya berhenti menemukan musik baru di sekitar 30 tahun. 


(Setiap orang pasti memiliki lagu kesukaan yang selalu mereka dengarkan berkali-kali setiap harinya. Bahkan ketika melakukan berbagai aktivitas apa pun rasanya tak pernah bosan. Foto: Jean/Unsplash.com)

(Baca juga: Mendengarkan Musik Format MP3 Picu Depresi?)

Menurut Business Insider, setelah usia 24 tahun bukan berarti Anda sepenuhnya tidak mengeksplorasi berbagai musik-musik baru lainnya tetapi itu karena Anda sudah semakin sibuk dan sudah tidak memiliki waktu lagi untuk memperbarui playlist Anda. 

Lebih khusus lagi, 19 persen orang yang disurvei mengatakan mereka berhenti mencoba menemukan lagu baru yang sebenarnya mereka sukai karena mereka merasa kewalahan oleh jumlah pilihan yang tersedia bagi mereka. 

Sementara itu, 16 persen dari mereka yang disurvei mengatakan mereka terlalu sibuk oleh pekerjaan mereka yang membuat mereka kehilangan waktu untuk menemukan musik baru, dan 11 persen mengatakan mereka terlalu sibuk merawat anak-anak. 





(TIN)