Kebiasaan-kebiasaan Sehat yang Tak Sepenuhnya Benar

Raka Lestari    •    Senin, 02 Apr 2018 12:09 WIB
kesehatan
Kebiasaan-kebiasaan Sehat yang Tak Sepenuhnya Benar
Pilihan lemak yang sehat antara lain kacang, selai kacang, alpukat, minyak zaitun, biji-bijian, dan bahkan dark chocolate. (Foto: Brenda Godinez/Unsplash.com)

Jakarta: Menjaga tubuh untuk tetap sehat dengan melakukan kebiasaan-kebiasaan sehat memang hal yang dapat berdampak positif. Namun tak sepenuhnya benar karena apa yang tubuh Anda butuhkan berbeda dengan orang lain. Seperti dilansir dari Rd.com di bawah ini yang terkadang tidak sepenuhnya benar.

1. Anda harus minum 8 gelas sehari untuk tetap terhidrasi 
"Menetapkan jumlah tertentu untuk berapa jumlah air yang Anda butuhkan pernhari adalah sesuatu yang konyol," ujar Rebecca Cafiero, seorang ahli gizi integratif.Jumlah air yang dibutuhkan setiap orang berbeda-beda. Rebecca mengatakan untuk fokus pada apa yang Anda rasakan dan ketika Anda sudah merasa 8 gelas per hari masih kurang Anda boleh tetap minum. 

2. Makanan cepat saji dilarang keras
Ini adalah mitos bahwa sarat gizi selalu makan sehat, ujar Sarah Remmer, RD, ahli gizi anak dan keluarga. "Memang benar jika makanan sehat adalah pilihan terbaik namun jika kita sedang tidak memiliki banyak waktu Anda diperbolehkan untuk sesekali makan makanan yang sudah diproses," ujar Remmer. 

(Baca juga: Dark Chocolate Bantu Anda Atasi Rasa Bersalah)


(Pilihan lemak yang sehat antara lain kacang, selai kacang, alpukat, minyak zaitun, biji-bijian, dan bahkan dark chocolate. Foto: Jordane Mathieu/Unsplash.com)

3. Hindari seluruh makanan kemasan dan kalengan
"Ada begitu banyak makanan kemasan seperti kacang kaleng, ikan kaleng, tomat kalengan, dan kaldu yang kaya gizi dan membuat makan sehat jadi lebih mudah dan nyaman," kata Jessica Levinson, RDN, CDN, ahli nutrisi kuliner. Sesekali tentu saja tak mengapa mengonsumsinya, namun tetap usahakan untuk memakan makanan yang sehat dan segar.

4. Gorengan adalah makanan yang harus dhindari secara keras
"Kita harus membatasi asupan makanan yang digoreng, tapi tidak apa-apa membiarkan diri kita menikmati beberapa makanan yang digoreng yang bisa membuat kita bahagia. Namun kuncinya adalah dengan tidak mengonsumsinya secara berlebihan," ujar Johane M. Filemon, RDN, dari Wonderfully Nutritious.

5. Makanan berlemak bisa menyebabkan serangan jantung 
"Sayangnya, lemak telah mendapat cap buruk dari berbagai media dan literatur ilmiah sebagai penyebab utama masalah kardiovaskular," kata Alex Robles, MD, pendiri White Coat Trainer.

"Padahal yang bisa membahayakan adalah lemak yang berkualitas sangat buruk. Lemak adalah nutrisi yang sangat penting yang perlu kita konsumsi dalam jumlah yang signifikan." Pilihan lemak yang sehat diantaranya kacang, selai kacang, alpukat, minyak zaitun, biji-bijian, dan bahkan dark chocolate. 








(TIN)