Ini Dampaknya Jika Terlalu Banyak Menghirup Polusi Udara

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 25 Jul 2017 15:11 WIB
kesehatan
Ini Dampaknya Jika Terlalu Banyak Menghirup Polusi Udara
(Foto: Conserve0

Metrotvnews.com, Jakarta: Polusi adalah masalah udara yang paling umum dihadapi oleh masyarakat saat ini, terutama mereka yang tinggal di daerah perkotaan. Tak jarang, terlalu banyak menghirup polusi udara dapat membuat tubuh menjadi tak nyaman.

Polusi udara sendiri terbagi menjadi dua bagian, yaitu gas dan partikel. Beberapa jenis gas yang paling umum adalah karbon monoksida dan karbon dioksida. Sementara, beberapa contoh komponen polusi partikel adalah benzena, arsenik, dan karsinogen.

Kondisi paling sering dialami saat menghirup polusi berbentuk gas adalah sesak napas dan sakit kepala.

"Polusi gas yang berikatan dengan hemoglobin dalam tubuh membuat darah tak bisa mengikat oksigen. Dengan demikian, timbulah sakit kepala karena hal itu," ujar ahli paru  Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FAPSR dari RS Persahabatan Jakarta dalam peluncuran NexcareTM Carbon Mask, Selasa (25/2017).

Selain itu, terlalu banyak kontaminasi polusi juga menyebabkan terjadinya iritasi di sepanjang saluran pernapasan dari hidung hingga ke bagian paru. Gejala yang jelas terlihat adalah bersin berkali-kali, tenggorokan gatal dan panas, batuk berdahak, hingga merasa sesak napas.

"Jika terjadi dalam jangka waktu panjang, bisa terjadi hipersensitif dimana fungsi paru-paru akan menurun," tambahnya.

Ia menambahkan, dalam beberapa penelitian yang dilakukan RS Persahabatan, terlihat bahwa jenis pekerjaan tertentu dapat memicu penurunan fungsi paru.

Misalnya, polisi dan petugas kebersihan yang menyapu jalan cenderung mengalai penurunan fungsi paru sekitar 5-12 persen dibandingkan mereka yang tidak beraktivitas di luar.




(DEV)