Gejala Kanker Usus Besar yang Harus Diketahui Wanita

Torie Natalova    •    Rabu, 31 May 2017 14:04 WIB
kanker usus besar
Gejala Kanker Usus Besar yang Harus Diketahui Wanita
Setiap orang mengalami sembelit sesekali, tapi masalah kotoran yang berkepanjangan dapat mengindikasikan penyumbatan di usus besar. (Foto: NetDoctor)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pencegahan, merupakan jurus utama menghindari penyakit kanker. Bagi wanita, penting untuk memeriksa sendiri payudara mereka untuk mencegah kanker payudara.

Namun, sekarang saatnya untuk mulai memperhatikan lebih dekat kotoran Anda. Menurut sebuah penelitian di Journal of National Cancer Institute, telah terjadi peningkatan signifikan jumlah penderita kanker kolon dan rektum di kalangan orang muda.

Peneliti menemukan bahwa orang yang lahir pada tahun 1990 memiliki dua kali lipat risiko kanker usus besar dan kanker rektum dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun 1950. Mengapa demikian?

Peneliti masih belum yakin apakah itu bisa berkaitan dengan stres, diet atau perilaku lainnya. Temuan ini sangat mengkhawatirkan bagi wanita karena kanker usus besar saat ini merupakan penyebab utama kematian akibat kanker ketiga di antara wanita setelah kanker payudara dan paru-paru.

Kabar baiknya, kanker usus besar ini merupakan bentuk kanker yang paling mudah dicegah jika Anda mengenali gejala-gejalanya seperti berikut ini.

(Baca juga: Makanan Instan Penyebab Kanker Usus Besar?)



1. Darah pada kotoran
Setetes darah merah terang di kotoran Anda mungkin merupakan wasir kecil atau retakan yang tidak berbahaya. Tetapi, jika jumlah darahnya banyak atau Anda melihat darah berwarna merah marun atau hitam, hubungi dokter Anda. Karena, ini adalah pertanda bahwa ada pendarahan lebih lanjut di usus besar Anda.

2. Sembelit berkepanjangan
Setiap orang mengalami sembelit sesekali, tapi masalah kotoran yang berkepanjangan dapat mengindikasikan penyumbatan di usus besar. Itu karena di awal usus besar, kotoran Anda lembut dan bisa bermanuver di sekitar rintangan saat perjalanan. 

Seirig kemajuan ke akhir usus besar, itu juga semakin kuat. Jika ada tumor di ujung rektum, kotoran yang keras ini akan sulit keluar. Sebaliknya, diare yang berlangsung lebih dari beberapa hari juga harus dikhawatirkan.

3. Kram perut yang menyakitkan
Gas yang terasa di perut bisa membuat perut kembung atau sakit di perut bagian bawah. Tetapi, kadang rasa sakit tersebut bisa menjadi gejala yang lebih serius. Jika sakitnya tidak biasa atau Anda merasa perlu buang air kecil tapi tidak bisa keluar, Anda harus kunjungi dokter.

4. Bentuk kotoran seperti pensil
Jika ada sesuatu yang menghalangi usus besar Anda, tinja akan dipaksa masuk ke bentuk yang tipis seperti pita untuk dapat melewatinya. Jika kotoran Anda memiliki bentuk yang aneh atau kecil seperti pensil, cobalah temui dokter. Ini bisa terjadi akibat masalah kesehatan yang lebih serius.








(TIN)