Ini 5 Kesalahan Orangtua yang Membuat Selera Makan Anak Hilang

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 29 Sep 2017 13:18 WIB
perkembangan anak
Ini 5 Kesalahan Orangtua yang Membuat Selera Makan Anak Hilang
Berikut adalah kebiasaan memberi makan pada anak yang dapat membuat nafsu makan anak menghilang dan gizi pun tak tercukupi. (Foto: Camille Styles/Pinterest)

Metrotvnews.com, Jakarta: Salah satu kecemasan orangtua adalah kecukupan gizi anak dengan memastikan mereka makan dengan baik. Namun, ternyata ada beberapa hal yang justru membuat asupan gizi anak terhambat akibat cara pemberian makanan pada si kecil. 

Dilansir dari Thehealthsite.com, berikut adalah kebiasaan memberi makan pada anak yang dapat membuat nafsu makan anak menghilang dan gizi pun tak tercukupi. 

(Baca juga: Saluran Cerna Anak Sensitif? Berikan Makanan Ini)



1. Memberikan cemilan saat makan berat
Jika Anda terbiasa memberikan kue, es krim, atau sebatang cokelat saat makan malam pada anak sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut. Makanan tinggi kalori tersebut membuat kandungan lemak pada anak semakin bertambah. Padahal kebutuhan kalori pada anak lebih sedikit dibanding orang dewasa. 

"Kalori yang didapat dari cemilan tersebut membuat anak lebih kenyang. Dengan demikian, asupan makanan berat akan menurun," tukas pendiri Pediatrik Network di Mumbai, dr. Atish Laddad. 

2. Terlalu banyak memberi makan 
Ini adalah kesalahan umum yang paling sering dilakukan orangtua dimana porsi makanan anak sering tak diperhatikan. Meskipun masakan rumah, kelebihan porsi akan membuat kalori yang masuk ke dalam tubuh mengganggu sistem pencernaan. Akibatnya, anak merasa kembung, kekenyangan, dan hilang nafsu makan. 

"Kebanyakan ibu memberikan sebotol susu sebelum memberi makan pada anak, berpikir agar anak mendapat asupan gizi cukup. Padahal, hal itu justru membuat anak malas makan," tambah dr. Laddad. 



3. Tidak memberi jeda dengan tepat
Umumnya, anak makan berat tiga kali dan mengemil dua kali dalam sehari. Sayangnya, beberapa orangtua memberikan cemilan berat sebelum jam makan berat (makan siang, misalnya) sehingga anak enggan menghabiskan makanannya. 

"Cobalah disiplin waktu dalam hal pemberian makan pada anak supaya sistem pencernaan mereka dapat mencerna dan menerima dengan baik," saran dr. Laddad. Pilihlah cemilan sehat seperti buah atau milkshake dan berikan jeda sekita tiga atau empat jam untuk makanan berat. 

4. Hanya melihat label makanan tanpa membacanya
"Jika Anda memberikan jus buah pada anak, jangan berpikir ia kenyang karena nutrisi yang masuk dalam tubuhnya. Bacalah label makanan untuk melihat kandungan dalam makanan yang telah diproses," pungkas dr. Laddad.

Umumnya, makanan proses banyak mengandung gula dimana hal tersebut dapat berimbas pada kelebihan kalori. Hal tersebut juga dapat membuat anak kehilangan nafsu makan karena tak tertarik dengan makanan sehat. 









(TIN)