Risiko Menjadi Ayah Pertama Kali di Usia Terlalu Matang

Raka Lestari    •    Jumat, 15 Sep 2017 18:03 WIB
keluarga
Risiko Menjadi Ayah Pertama Kali di Usia Terlalu Matang
Pada tahun 2016, Men's Health melaporkan bahwa rata-rata ayah berusia 30 tahun akan menurunkan sekitar 55 mutasi genetik kepada keturunannya. (Foto: Mothermag.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Peneliti di Stanford University memberikan data dari 168.867.480 angka kelahiran bayi hidup dari tahun 1972 sampai 2015 menemukan bahwa usia rata-rata ayah bagi bayi baru lahir di Amerika Serikat berusia 30,9 tahun. Sedangkan pada 1972, usia rata-rata ayah bayi baru lahir 27,4 tahun.

New York Times melaporkan, di Jerman usia rata-rata ayah baru meningkat dari 31,3 menjadi 33,1 pada tahun 1990-an. Inggris juga mengalami hal yang sama, pada tahun 2003 ayah berusia 35 tahun menyumbang 40 persen dari semua kelahiran di negara tersebut.

(Baca juga: Keluarga yang Habiskan Waktu Bersama di Rumah Terbukti Lebih Bahagia)



Lalu apakah artinya ini?

Pada tahun 2016, Men's Health melaporkan bahwa rata-rata ayah berusia 30 tahun akan menurunkan sekitar 55 mutasi genetik kepada keturunannya, dan setiap tahun bertambah sebesar dua pertiga.

Tidak semua mutasi ini menyebabkan masalah kesehatan, namun beberapa dapat menyebabkan masalah saat hamil atau saat melahirkan.

Ada juga peningkatan risiko memiliki anak dengan achondroplasia-sejenis manusia kurcaci-yang naik dari 1 banding 15.000 menjadi 1 banding 1.923 saat pria mencapai usia 50 tahun. Dan risiko memiliki anak dengan skizofrenia lebih dari 4 kali lipat dengan ayah berusia lebih dari 50 tahun.

Begitu seorang pria berusia 40 tahun, tingkat autisme juga meningkat dari 1 banding 1.000 menjadi 1 banding 174. Dan sayangnya, tingkat kanker di kalangan anak-anak juga cenderung meningkat saat ayah mereka bertambah tua juga.










(TIN)