Berendam Air Hangat Bantu Sehatkan Mental

Raka Lestari    •    Minggu, 28 Oct 2018 10:30 WIB
kesehatan mental
Berendam Air Hangat Bantu Sehatkan Mental
(Foto: Elite Daily)

Jakarta: Selain berpikir positif, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kesehatan mental. Salah satunya, berendam dengan air hangat.

Para peneliti dari Universitas Freiburg di Jerman mempelajari efek dari mandi dan berendam pada 45 peserta yang mengalami depresi. Kemudian para sukarelawan dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diinstruksikan untuk mandi setiap hari selama sekitar 30 menit, dan kelompok kedua diminta melakukan latihan aerobik selama 45 menit dua kali seminggu. Kemudian setelah delapan minggu, para peneliti mengukur tingkat depresi masing-masing peserta.

Hasilnya, mereka yang mandi setiap hari selama delapan minggu menunjukkan suasana hati yang lebih positif secara keseluruhan, dan memiliki skala depresi sekitar enam poin lebih rendah pada skala depresi dibandingkan sebelum percobaan dimulai. Sedangkan mereka yang berolahraga selama delapan minggu, hanya mencetak tiga poin lebih rendah pada skala depresi dibandingkan sebelum percobaan dimulai.

Menurut Alicia Racine, seorang terapis klinis di CAST Centers, perubahan suhu di tubuh dapat menjadi metode yang efektif dan praktis untuk membantu merawat kesehatan mental. Mandi dan berendam adalah praktik yang kadang-kadang digunakan dalam dialectical behavioral therapy (DBT), semacam terapi kognitif untuk penderita kesehatan mental.

Mengenal DBT, Terapi yang Dilakukan Selena Gomez untuk Atasi Serangan Panik

"DBT menawarkan keterampilan yang disebut TIPP," jelasnya. "TIPP merupakan singkatan dari 'temperature, intense exercise, paced breathing, dan paired muscle relaxation.' Ini digunakan untuk membantu seseorang secara fisik mengatur diri mereka sendiri dari tekanan emosi."

Menurut Racine, mandi air panas atau bahkan mandi air dingin bisa sangat efektif dalam mengurangi gejala kecemasan bagi sebagian orang, hal ini karena perubahan suhu dapat mempengaruhi tubuh yang kemudian juga akan berpengaruh pada pikiran. (Elite Daily)

Lihat video:




(DEV)