Gejala dan Tanda Kanker Usus Besar

Raka Lestari    •    Jumat, 07 Dec 2018 07:23 WIB
kanker usus besar
Gejala dan Tanda Kanker Usus Besar
"Lifestyle dalam makanan sekarang ini juga menyebabkan pergeseran usia penderita kanker usus besar dari usia tua ke muda," ujar dr. Eko Priatno, Sp.B (K) BD, dokter spesialis bedah digestif Bethsaida Hospital. (Foto: Rawpixel/Unsplash.com)

Jakarta: Kanker usus besar menjadi salah satu kanker yang cukup sering dialami. Saat ini terjadi peningkatan kanker usus besar pada usia muda dalam dekade terakhir. 

Umumnya kanker berawal dari polip usus besar yang dibiarkan atau tidak ditangani sehingga polip yang tadinya bersifat jinak berubah menjadi ganas (kanker).

"Polip itu dikenal juga dengan kutil. Biasanya kutil terjadi di kulit tetapi di usus besar juga bisa terjadi dan disebut dengan polip. Nah, kalau ini tidak ditangani bisa berubah sifat dari jinak menjadi ganas. Dan ini bisa menyebabkan kanker," ujar dr. Eko Priatno, Sp.B (K) BD, dokter spesialis bedah digestif Bethsaida Hospital, di kawasan Serpong, Kamis, 6 Desember 2018.


(Kanker usus besar menjadi salah satu kanker yang cukup sering dialami. Saat ini terjadi peningkatan kanker usus besar pada usia muda dalam dekade terakhir. Foto: Issam Hammoudi/Unsplash.com)

(Baca juga: Penderita Kanker Usus Besar Meningkat 4 Kali Lipat)

Ada beberapa individu yang berisiko terkena kanker usus besar.

"Nomor satu adalah faktor genetik, tidak hanya jika anggota keluarga memiliki riwayat dengan kanker usus besar tetapi juga dengan kanker kandungan atau payudara bisa meningkatkan risiko," tambah dr. Eko. 

Ia juga menambahkan seseorang yang mengalami polip dan penderita dengan radang usus menahun berisiko terkena kanker usus besar. 

"Lifestyle dalam makanan sekarang ini juga menyebabkan pergeseran usia penderita kanker usus besar dari usia tua ke muda."

"Umumnya kanker usus besar pada stadium awal tidak ada gejala sehingga sulit diketahui selain itu pasien juga tidak aware karena tidak adanya gejala. Untuk itu sangat penting sekali melakukan check up," ujar dr. Eko. 

Namun jika stadium kanker usus besar sudah meningkat, biasanya terjadi perubahan pola buang air besar (BAB). "Perubahan BAB misalnya sakit atau diare. Kotoranya kecil-kecil seperti pensil atau BAB berdarah."





(TIN)