Tidur Berlebih di Akhir Pekan Kurangi Risiko Kematian Dini

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 20 Jan 2018 20:37 WIB
kesehatantidur
Tidur Berlebih di Akhir Pekan Kurangi Risiko Kematian Dini
Tidur Berlebih di Akhir Pekan Kurangi Risiko Kematian Dini (Foto: gettyimages)

Jakarta: Banyak orang memanfaatkan akhir pekan untuk berbagai aktivitas menyenangkan. Namun, bagi Anda yang lebih senang dengan bermalas-malasan, kegiatan tersebut juga bermanfaat untuk tubuh.

Sebuah penelitian dari Stockholm University di Swedia bagaimana usia dan durasi tidur memengaruhi kesempatan hidup seseorang.

Dengan melibatkan 43 ribu orang, para peneliti menemukan bahwa mereka yang berusia 65 tahun dan di bawahnya sangat  terpengaruh oleh durasi tidur.

Mereka yang memiliki durasi tidur rata-rata lima jam, atau lebih dari delapan jam per malam cenderung lebih berisiko mengalami kematian dini.

Para peneliti memperhitungkan apakah durasi tidur yang berlebih di akhir pekan dapat memperbaiki durasi tidur yang kurang di hari biasa dapat membuat kesehatan lebih baik.

"Sepertinya Anda memang bisa mengimbangi (kurang tidur) dengan tidur lebih banyak di akhir pekan," kata Torbjörn Åkerstedt, peneliti utama penelitian tersebut.

Menurutnya, memang ada batas waktu untuk durasi tidur yang berlebihan. Namun, lebih baik meningkatkan jam tidur di akhir pekan daripada tidak sama sekali.

 


(ELG)