Tidak Semua Cocok Gunakan Vitamin E untuk Kecantikan

Raka Lestari    •    Senin, 25 Dec 2017 10:09 WIB
kecantikan
Tidak Semua Cocok Gunakan Vitamin E untuk Kecantikan
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Anda mungkin pernah mendengar beberapa manfaat kesehatan dari mengonsumsi vitamin E, antara lain meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah stroke, dan melindungi tubuh dari kanker tertentu. Selain itu minyak vitamin E juga bisa memberikan manfaat yang berhubungan dengan rambut, kulit, dan kuku.

Para spesialis ahli kulit memuji kemampuan vitamin E akan manfaatnya bagi kecantikan, tetapi tetap harus menggunakannya dengan hati-hati.

"Vitamin E adalah bahan yang harus diperhatikan penggunaanya," kata ahli kecantikan selebriti Joanna Vargas seperti dilansir dari Huffington Post.

"Vitamin E adalah antioksidan yang mengagumkan, tetapi kandungannya cukup berat, jadi jika Anda cenderung berjerawat, bisa membuat Anda lebih berjerawat. Vitamin E selalu digunakan dalam produk-produk kecantikan, tapi saya rasa kemurniannya telah berubah."

Dr Stafford R. Broumand, ahli bedah kosmetik dan plastik dari New York menjelaskan, "Vitamin E ada dalam delapan bentuk kimia (alpha, beta-, gamma-, dan delta-tocopherol dan alpha-, beta-, gamma-, dan delta -tocotrienol). Tokoferol adalah satu-satunya bentuk yang diakui untuk memenuhi kebutuhan manusia. Namun, kebanyakan minyak Vitamin E tidak mengandung semua delapan bentuk dan mengandung sejumlah kedelai."

Menurut ahli dermatologi Dr. Elizabeth Tanzi, obsesi masyarakat kita terhadap minyak dan produk "alami" adalah obat yang bisa digunakan untuk semua hal termasuk untuk kulit kering, eksim, dan lain-lain.

"Faktanya adalah bahwa minyak tersebut mungkin bisa saja dapat melembabkan dan membantu beberapa kondisi kulit, namun vitamin E tidak begitu dibutuhkan karena terkadang bisa menimbulkan alergi," katanya.




(DEV)