Terbangun dalam Keadaan Cemas Akibat Mimpi Buruk? Atasi dengan Hal Ini

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 02 Dec 2017 17:28 WIB
tidur
Terbangun dalam Keadaan Cemas Akibat Mimpi Buruk? Atasi dengan Hal Ini
Terbangun dalam Keadaan Cemas Akibat Mimpi Buruk? Atasi dengan Hal Ini (Foto: istock)

Jakarta: Apakah Anda sering merasa cemas setelah mimpi buruk? Menurut CalmClinic, kedua hal tersebut seperti lingkaran setan yang saling berhubungan.

"Mimpi buruk adalah kompleks, karena tak hanya disebabkan oleh rasa cemas namun juga dapat menyebabkan rasa cemas. Mimpi buruk dapat berdampak kurang tidur dan memicu stres dan rasa cemas di siang hari," kata terapis Ken Fields.

Satu-satunya cara untuk menghentikan siklus tersebut adalah mengatasi penyebab dasar rasa cemas.

"Rasa cemas, sebagian besar, berasal dari otak. Sensasi tubuh dan perasaan yang kita miliki menyebabkan rasa cemas karena adanya sifat psikosomatik sistem pikiran-tubuh kita," tukasnya

Dengan kata lain, ketika kita memikirkan tentang sebuah situasi, meskipun tak sadar, dapat memicu timbulnya bahaya pada sehingga tubuh mengeluarkan hormon atau bahan kimia yang menimbulkan pengalaman fisiologis, seperti tegang atau sesak.

Untuk mengurangi hal tersebut, CalmClinic menyarankan untuk menuliskan pikiran sebelum tidur, di mana orang biasanya lupa akan sesuatu setelah menulisnya. Sebuah studi menunjukkan bahwa menulis jurnal dapat membantu mengurangi rasa cemas.

Fields juga menyarankan untuk mengurangi stimulasi dan waktu melihat layar gawai sebelum tidur. "Kita terlalu sering terkena stimulasi sehingga mengganggu siklus tidur. Oleh karena itu, cobalah tak terkena stimulasi satu jam sebelum tidur."

Ia juga menyarankan menggunakan penutup mata untuk mengurangi stimulasi.

CalmClinic juga menyarankan untuk berolahraga teratur untuk mengurangi rasa cemas dan bermimpi. "Olahrag memiliki efek yang kuat. Jika Anda olahraga cukup, maka akan lebih mudah dan pikiran akan melepaskan neurotransmitter yang memiliki efek positif pada suasana hati.


(ELG)